(Business Lounge Journal – News and Insight) Tidak dapat dipungkiri bagaimana ramainya taman Walt Disney hampir di sepanjang tahun. Itulah sebabnya Walt Disney sedang berupaya untuk melonggarkan area yang disebutnya sebagai “happiest place on earth” tersebut. Salah satu strateginya adalah dengan menerapkan harga berbasis permintaan untuk pertama kalinya baik pada Walt Disney World dand Disneyland theme parks. Perusahaan pun memutuskan untuk menaikkan harga hingga 20% pada periode liburan, juga menaikkan harga pada beberapa akhir pekan yang diperhitungkan akan ramai.

New York Times melaporkan bahwa kenaikan harga tiket ini akan berlaku sejak Minggu (28/2) untuk single-day tickets, tetapi tidak akan berlaku untuk multi-day packages.

Pada Disneyland yang berlokasi di Anaheim, California, single-day tickets yang semula memiliki harga USD 99 atau sekitar 1,32 juta rupiah saat ini memiliki harga USD 95 atau sekitar 1,27 juta rupiah pada hari Senin hingga Kamis. Sedangkan pada akhir pekan akan memiliki harga USD 105 atau sekitar 1,4 juta rupiah. Harga ini juga akan berlaku pada hampir di semua akhir pekan dan pada akhir pekan khususnya saat musim panas. Sedangkan pada puncak kunjungan seperti pada bulan Desember, liburan musim semi, dan akhir pekan di bulan Juli, maka tiket akan mencapai USD 119 atau sekitar 1,59 juta rupiah.

Pada Disney World di Orland, Florida, perubahannya akan bervariasi sesuai dengan taman dan kisaran harga tiket akan dimulai pada harga saat ini yaitu USD 105 hingga USD 124 pada setiap kunjungan di musim sibuk.

Dengan demikian perusahaan sangat berharap strategi harga tiket ini akan membagi kepadatan pengunjungnya baik pada Walt Disney di Florida dan Disneyland Resort di California, demikian seperti dituliskan pada blog-nya.

Penerapan harga berdasarkan permintaan ini diharapkan dapat membatasi kepadatan pengunjung dan menghindari antrian yang demikian panjang seperti yang biasanya terjadi pada hari-hari libur. Hal ini selalu menjadi permasalahan khususnya pada the Magic Kingdom.

Jumlah pengunjung Taman Disney pada bulan Oktober hingga Desember meningkat 10% dari tahun sebelumnya, demikian dilaporkan oleh perusahaan. Padatnya pengunjung sering kali memaksa petugas untuk memberlakukan penutupan area yang sudah sangat sesak untuk sementara waktu.

Sebenarnya ada beberapa langkah yang diambil oleh Walt Disney untuk mengatasi kepadatan pengunjung demikian seperti pernyataan yang dilansir oleh Times, yaitu memperluas area taman, mengadopsi harga musiman pada tiket satu hari. Selain itu multiday ticketstiket tahunan, dan kunjungan selama periode tidak padat juga diharapkan akan membantu para pengunjung untuk tidak mengeluarkan lebih banyak biaya.

Perusahaan memang sedang terus mengembangkan wahananya termasuk menghadirkan atraksi-atraksi baru yang populer seperti “Star Wars” dan “Frozen.”

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Business Lounge Journal

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.