Menemukan Value Proposition

(Business Lounge Journal – Manage Your Business) Jantung dari sebuah bisnis adalah value proposition, sebuah janji yang dipercaya, diakui oleh pelanggan bahwa janji tersebut akan diterima dan dialami. Semua transaksi dalam bisnis terjadi karena ada transfer value proposition kepada seorang pelanggan. Hal yang bernilai atau janji bagi seorang pelanggan bisa bermacam-macam, untuk perusahaan gadget seperti Apple, hal yang bernilai yang ditawarkan adalah produk gadget plus, disamping note book, hand phone, iPhone, iPad nilai lebih yang intangible adalah prestige bagi penggunanya. Resort Mulih Ka Desa di Garut membangun value proposition bahwa kalau datang kesana seperti pulang ke desa, resort dibangun di antara sawah, dengan sajian makanan Sunda yang “maknyus”, lengkap dengan saung, kerbau, dan nyanyian sunda diiringi seruling dan kecapi. Termasuk juga janji Boston Consulting Group untuk memberikan pemecahan untuk masalah bisnis yang sedang dihadapi. Janji atau value proposition yang dibuat harus dipenuhi.

Penemuan value proposition merupakan awal dari sebuah bisnis. Bisnis yang sudah berkembang saat ini seperti Face book, Google, Amazon, Indofood, Carrefour, Hypermart, Astra, dll memiliki value proposition yang sangat jelas dan bisa di-monetize. Steve Jobs menemukan value proposition Apple melalui proses panjang perjalanan hidupnya. Jeff Bezos pendiri Amazon.com memang punya otak yang cemerlang sewaktu mendirikan Amazon, value proposition ditemukan dia saat membaca perkembangan internet yang pesat, dia meninggalkan pekerjaannya dan mendirikan Amazon. Penemuan value proposition inilah yang membentuk bisnis mereka menjadi raksasa.

Value proposition memerlukan originalitas dan memang lahir dari kemampuan apa yang ada di hati pelanggan. Menemukannya bisa juga melalui ide yang muncul dan bisa didukung oleh penelitian, inilah alasan mengapa sebuah perusahaan memiliki tim research and development sendiri. Kegunaannya bagi bisnis adalah untuk terus menerus menemukan value proposition.

Apakah value proposition mudah ditiru? Tergantung dari kompleksitasnya, kalau meniru produk Apple tidak banyak yang bisa melakukan walaupun Samsung berhasil, dan cukup memukul penjualan Apple. Value proposition penemuannya tidak memandang usia, kolonel Sanders pendiri Kentucky Fried Chicken, baru diusia 60 tahun menemukan resep enak KFC. Penting sekali sebelum berbisnis, perusahaan menemukan value proposition dan memiliki kapabilitas untuk dapat mewujudkan value proposition kepada pelanggan. Seringkali sebuah bisnis hancur karena kesalahan keyakinan pada value proposition yang tidak mempunyai target pasar. Selain itu juga value proposition akan gugur apabila gagal mewujudkan janji kepada pelanggan karena tidak memiliki kapabilitas.

Seperti benih yang ditaburkan, value proposition masih memerlukan tanah yang cocok, air, pupuk dan ketekunan sang petani hingga menghasilkan buah, penemuannya saja tidak cukup masih perlu target pasar yang tepat, perlu jalur menghubungkannya kepada target pasar dan elemen bisnis yang lain.

Fadjar Ari DewantoFadjar Ari Dewanto/VMN/BD/MP Business Advisory Division, Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group