xiaomi-logo
xiaomi-logo

Penjualan Xiaomi Tiongkok Secara Offline Meningkat Dua Kali Lipat

(Business Lounge Journal – Global News) – Xiaomi Inc bertujuan untuk meningkatkan penjualan handset secara dua kali lipat  secara offline di Tiongkok tahun ini daripada perkiraan analis untuk penjualan global secara offline global pada tahun lalu, sebuah dokumen internal menunjukkannya, menandakan pergeseran dari sebuah strategi  yang berfokus pada online karena meningkatnya persaingan yang ada, dilansir dari Shanghaidaily..

Penjualan model online dari Xiaomini yang berbasis di Beijing ini telah menjadi nomor dua di antara vendor smartphone Tiongkok pada tahun 2015, hanya tiga tahun setelah mereka merilis handset pertama dan lima tahun setelah awal didirikan, demikian data dari peneliti TrendForce.

Tapi Xiaomi meleset dari target pengiriman globalnya sekitar 12 persen, menjual handset sebanyak 70 juta dalam setahun ketika rival lokal seperti Lenovo Group dan pemain top Huawei Technologies Co masuk juga dalam penjualan dengan teknologi – Internet yang sama.

Tahun lalu juga melihat pertumbuhan yang lambat untuk pertama kalinya di pasar smartphone Tiongkok, pasar terbesar di dunia dan tempat di mana terjadi penjualan terbesar Xiaomi. Sebagai tanggapannya, Xiaomi bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui pengecer dan meningkatkan jumlah toko “Mi Home”  menjadi 50 dari 20, kata seseorang yang cukup mengerti masalah ini.

“Xiaomi sedang mencoba untuk memperluas secara offline dengan cepat,” kata orang, yang menolak untuk diidentifikasi karena informasi ini rahasia. “Tapi mi.com masih merupakan bisnis utama,” kata orang itu, merujuk ke website Xiaomi ini.

Analis memperkirakan 40 persen dari penjualan global Xiaomi di tahun 2015 ini, atau 28 juta smartphone, dijual offline.

Tahun ini, Xiaomi bertujuan untuk menjual 58 juta smartphone di Tiongkok saja melalui pengecer termasuk Suning Commerce Group Co, Gome Electrical Appliances Holding Ltd dan Beijing Telecom Digital Co. D.Phone, demikian dinyatakan oleh dokumen internal yang direview oleh Reuters.

Perusahaan pemilik Xiaomi, dalam memberikan komentar ketika diminta tanggapannya, mengatakan belum menetapkan berapa target kinerja untuk tahun ini.

Arum/VMN/BLJ/Journalist
Editor : Fanya Jodie