(Business Lounge Journal – Empower People) Salah satu soft skill yang sering diperlukan dalam keseharian di tempat kerja adalah kemampuan menjalin hubungan baik dengan banyak orang. Hal ini nampaknya sederhana selayaknya orang Jawa bilang “grapyak semanak”, pastilah banyak kawan dan jalan untuk mendapatkan rezeki menjadi lebih mudah.

Seorang karyawan pandai tapi tidak bisa bergaul seringkali mengalami kesulitan dalam pekerjaan dibandingkan dengan karyawan yang bukan spesialis tetapi pandai menjalin hubungan baik dengan semua tingkatan manajemen.

Bagaimana sebaiknya mengembangkan keterampilan berjejaring baik di internal tempat kerja maupun dengan para klien atau pelanggan?

Mengembangkan dan mempertahankan hubungan perlu komitmen seumur hidup

Langkah pertama untuk menciptakan hubungan yang menyenangkan dan sehat adalah kemauan diri Anda sendiri untuk mewujudkannya. Tanpa keinginan yang kuat untuk mewujudkannya, akan sangat rentan hubungan yang terjalin, sedikit salah pengertian saja bisa menghancurkan hubungan. Bisa jadi saling menuduh atau saling menjatuhkan dan bahkan sakit hati. Ini sangat mempengaruhi produktivitas dan suasana kerja.

Kesempatan terbaik untuk mempelajari keterampilan hubungan adalah pada awal hubungan terjalin. Dengan cara demikian Anda dapat menggunakan waktu selebihnya untuk mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di awal.

Hubungan yang baik itu menyenangkan

Berada bersama orang-orang yang saling mendukung, suasana jejaring yang baik menjadikan hubungan lebih sehat, lebih menyenangkan dan memuaskan. Ini pada umumnya juga berakibat terhindar dari masalah kesehatan mental maupun fisik.

– Berpikir positif dan empati terhadap orang lain sangat diperlukan. Meskipun nampaknya orang lain berperilaku tidak seperti yang Anda harapkan, belum tentu bermaksud buruk terhadap Anda, jadi tidak boleh langsung berpikir negatif.

– Gunakan bahasa, istilah, dan jargon yang sopan dan dapat diterima oleh rekan kerja atau para relasi. Satu kalimat yang salah dapat berakibat fatal terhadap keberlangsungan hubungan yang terjalin.

– Saling memberikan manfaat, berkontribusi dalam setiap pembicaraan atau pertemuan yang berlangsung.

– Menghargai pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapat Anda.

– Berani meminta maaf apabila melakukan kesalahan.

– Bertanggung jawab demi keberlangsungan tujuan bersama.

Orang yang memiliki modal emosional yang baik dan memiliki sikap positif di dalam menjalani kehidupan akan lebih mudah menghadapi hidup termasuk tantangan-tantangan dalam pekerjaan. Bagi yang Dia memiliki pikiran positif, fenomena kehidupan seburuk apapun akan bisa dihadapi. Ketika menghadapi perbedaan pendapat, orang yang memiliki modal emosional yang baik juga akan menyikapinya dengan positif, sehingga diperoleh manfaat yang besar bagi pengembangan diri, atau pengembangan sebuah konsep dan bagi orang lain.

Modal intelektual akan berkembang atau terhambat perkembangannya sangat ditentukan oleh sikap positif yang dimiliki.Jadilah orang yang memiliki hati terbuka dan bersikap positif dan serta menghindari penilaian negatif atas sebuah pemikiran orang lain, agar dapat memaksimalkan jejaring untuk pengembangan diri dan kehidupannya.

bu-emyEmy Trimahanani/VMN/BL/Managing Partner for Wealth Management Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.