Anjloknya Pendapatan, CEO Marks & Spencer Akan Segera Diganti

(Business Lounge Journal – Global News) Chief Executive Marks & Spencer Group PLC, Marc Bolland dinyatakan akan mengundurkan diri pada akhir tahun ini, demikian seperti dilansir oleh WSJ. Hal ini dianggap sebagai sebuah tanda terbaru betapa persaingan pada dunia ritel Inggris terutama pada sektor pakaian sangatlah menekan.

Nantinya Bolland akan digantikan oleh Steve Rowe, direktur eksekutif dari divisi nonfood general merchandise Marks & Spencer (M & S) demikian dikatakan perusahaan setelah melaporkan menurunnya penjualan pakaian dan barang-barang non makanan lainnya dalam minggu-minggu sebelum Natal. Rowe yang telah bergabung dengan M & S sejak tahun 1989 dan menjadi direktur eksekutif dari divisi non-pangan di Juli 2015, akan menempati posisi barunya pada 2 April mendatang. Goncangan yang terjadi pada sektor pakaian eksekutif berlangsung dilatarbelakangi persaingan yang ketat antara perusahaan merchandising Inggris. Hal ini diperparah juga ketika dalam beberapa pekan terakhir cuaca menghangat sehingga menghambat permintaan untuk pakaian musim dingin.

M & S sebagai salah satu nama paling terkenal sebagai peritel Inggris yang memulai bisnisnya sebagai sebuah kios pasar pada tahun 1884 telah melaporkan kenaikan sebesar 3,7% dalam penjualan selama 13 minggu yang berakhir pada 26 Desember dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Penjualan naik hanya 0,4% diakibatkan merosotnya permintaan untuk barang-barang non makanan. Penjualan barang umum, termasuk pakaian dan produk untuk rumah, turun 5%, atau 5,8% atas dasar yang sebanding, penurunan perusahaan dikaitkan dengan cuaca musim dingin musimnya dan ketersediaan stok.

Kinerja non-pangan mengecewakan terjadi setelah sesama peritel pakaian Next PLC mengatakan pada awal pekan ini bahwa pertumbuhan penjualan telah berada di bawah target sebelumnya akibat cuaca hangat yang mengakibatkan kinerja mengecewakan selama Natal.

Pada sisi yang lain M & S mengatakan marginnya berada pada batas atas ekspektasi sebelumnya setelah diadakan kembali dari pendiskontoan berat dalam penjualan non-pangan. Penurunan penjualan pada sektor pakaian ini akan menjadi salah satu tantangan utama bagi Rowe yang diharapkan dapat membendungnya.

M & S pada bulan September lalu merekrut head baru untuk pakaian wanita, desain, dan kecantikan Sebagai usaha untuk menghidupkan kembali penawaran untuk pakaian, setelah sebelumnya bergulat dengan jatuhnya penjualan pada divisi non-pangan sementara para pesaingnya seperti peritel pakaian Next dan Associated British Foods PLC melaporkan pertumbuhannya.

Hingga kini M & S mengoperasikan 852 toko di Inggris dan 480 di luar negeri, terutama di daratan Eropa, Timur Tengah dan Asia.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : wikipedia