Behind the Scenes Persiapan Pesta Kembang Api di Burj Khalifa

(Business Lounge Journal – News) Ternyata persiapan pesta kembang api yang akan diluncurkan pada malam pergantian tahun 2015 – 2016 telah dimulai sejak enam bulan yang lalu termasuk dua bulan untuk menyiapkan, multimedia, dan kembang api. Sehingga sejumlah 9 ton dengan 1,6 ton material aktif kembang api akan ditembakkan ke atas dari 685 posisi.

Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya pada Dubai Bersiap Rayakan Malam Pergantian Tahun, maka pesta kembang api akan diadakan di beberapa titik secara berkelanjutan. Dimulai di bangunan yang menjadi ikon Dubai, yaitu Burj Khalifa pada tengah malam dan akan terus melintasi rute sepanjang 23km di sepanjang garis pantai kota dan berujung pada sebuah tempat yang menakjubkan di pantai yang berlawanan dengan Jumeriah Beach Residence (JBR). Kembang api akan terus ditembakkan selama 24 menit hingga mencapai ketinggian 828 meter.

Selama enam bulan masa perencanaan termasuk dua bulan untuk menyiapkan, gabungan multimedia dan kembang api maka sekitar 100 orang teknisi spesialis diturunkan untuk menghubungkan jalan dari Downtown melalui Business Bay Canal, di sepanjang garis pantai Jumeirah mengarah ke Burj Al Arab sebelum klimaks dalam enam menit dan 20 crescendo kedua di pantai.

Pesta kembang api ini pun dapat disaksikan oleh para wisatawan serta warga Dubai itu sendiri pada beberapa titik pandang pada malam pergantian tahun esok hari. Hal ini akan sangat membantu mengurangi arus lalu lintas di sekitar pusat kota dan dapat menjadi tontonan untuk orang di seluruh kota.

Berikut adalah behind-the-scenes persiapan di Burj Khalifa untuk tampilan spektakuler esok hari:

Untuk memberikan tempat terbaik menyaksikan pesta kembang api ini, banyak pemilik properti yang menyewakan apartment satu atau dua kamar tidur yang langsung menghadap ke tempat pesta kembang api dengan biaya sewa mulai dari Dh700 atau sekitar 2,6 juta rupiah per malam.  Sedangkan untuk apartment mewah membuka harga mulai Dh2,459 atau sekitar 9,2 juta rupiah per malam. Penyewaan ini sudah dimulai sejak bulan September lalu dan banyak yang menyewakan untuk minimal 7 hari. Hal ini dapat menjadi lebih menarik bagi banyak pengunjung dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan apabila harus memesan meja di hotel atau restoran yang terletak pada beberapa titik strategis dengan membayar ribuan dirham.

Namun menyewakan apartmen dalam waktu singkat seperti ini menurut Department of Economic Development – Dubai merupakan tindakan ilegal tanpa ijin yang dapat menghadapi denda hingga Dh5,000 atau sekitar 18,7 juta rupiah.

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : wikipedia