Strategi Ford dan Porsche di Tahun Mendatang

(Business Lounge Journal – Global News) Google dikatakan dalam pembicaraan dengan produsen mobil Ford Motor Co untuk membantu membangun mobil otonom milik perusahaan raksasa mesin pencari demikian dilaporkan Automotive News.

Kesepakatan kontrak manufaktur diharapkan akan diselesaikan pada acara tahunan International Consumer Electronics Show di Las Vegas selama minggu pertama bulan Januari tahun depan, demikian dikatakan Automotive News. Juru bicara Google mengatakan bahwa perusahaan tidak akan mengomentari spekulasi, meskipun para pejabat Google menegaskan bahwa perusahaan tersebut sedang membicarakannya dengan produsen mobil.

Awal tahun ini, Google memulai diskusi dengan sebagian produsen mobil top dunia dan mengumpulkan tim pemasok tradisional dan nontradisional untuk mempercepat upaya merealisasikan mobil self-driving ke pasar pada tahun 2020.

Pada bulan Juni lalu, Google mulai melakukan uji coba prototipe kendaraan ini di jalan umum di sekitar Mountain View juga di Austin. Pada tahun depan, Google diharapkan untuk membuat unit mobil self-driving yang akan berdiri sendiri di bawah perusahaan induknya, Alphabet Inc demikian dilaporkan Bloomberg.

Ford, meskipun paling tertinggal dari pesaingnya telah berupaya keras untuk mengembangkan mobil self-driving pada awal tahun ini dan mengatakan akan memperluas teknologi keamanan canggih, termasuk pengereman otomatis, sisten yang memungkinkan operasi hands-free dari mobil dalam kondisi tertentu dengan mengotomatisasi fungsi dasar seperti kemudi, pengereman dan throttle.

Berbeda lagi dengan Porsche yang sedang dalam kesepakatan senilai beberapa ratus juta euro untuk mengamankan semua produksi mobil sport-nya yang bertenaga listrik di pabrik terbesar produsen, demikian dikatakan juru bicara perusahaan seperti dilansir oleh Reuters.

Produsen mobil Volkswagen ini juga mengatakan pada awal bulan ini akan menghabiskan sekitar 1 miliar euro ($ 1,10 miliar) di Zuffenhausen dan menciptakan lebih dari 1.000 pekerjaan di sana untuk membangun “Misi E” model mobil bertenaga baterai. Tapi biaya upah dari 13.000 pekerja yang bekerja di Zuffenhausen melebihi orang-orang di pabrik Porsche lainnya di Leipzig, Jerman dan di pabrik VW di Osnabrueck tempat model Cayman dan Cayenne dirakit, demikain dikatakan perusahaan seperti dilansir oleh Reuters.

“Majikan dan karyawan bersama-sama telah menyusun langkah-langkah yang telah menyebabkan keputusan memproduksi model Misi E di Zuffenhausen,” demikian juru bicara Porsche mengatakan pada hari Selasa (22/12), membenarkan laporan majalah Jerman Automobilwoche.

Langkah-langkah pemotongan biaya yang disepakati antara pekerja di Zuffenhausen dan manajemen termasuk langkah-langkah untuk meningkatkan jam kerja seminggu menjadi 35 jam dari sebelumnya 34 jam dan untuk menurunkan bagian dari kenaikan gaji antara 2016 dan 2025, demikian dikatakan majalah itu.

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Business Lounge Journal