Kampung Keling Medan

(Business Lounge Journal – Travel) Namanya agak membingungkan bagi orang yang baru pertama kali mendengarnya. Dalam benak saya, Kampung Keling itu orangnya pasti berkulit gelap karena “keling” itu berkonotasi hitam. Ternyata benar, Kampung Keling dihuni oleh keturunan orang India yang sudah berabad lamanya tinggal di Medan. Nama lain dari kampung ini adalah Kampung Madras. Daerah ini cukup padat, jalan raya semuanya adalah toko-toko yang menjual beragam barang. Ada yang dimiliki orang India, namun ada juga yang bukan. Lengkap dengan sekolah, kuil, perumahan.

Kampung Keling 5Kampung Keling 4

Menurut sejarahnya, Kampung Keling ini terbentuk sejak orang-orang India datang ke Medan pada abad ke-19. Mereka mencari pekerjaan di Medan sebagai buruh dan juga yang datang berdagang. Itu sebabnya bermacam suku orang Keling ada di Medan seperti Tamil, Cheyttar, Punjab, atau Sikh. Mereka membentuk komunitas tersendiri dan terciptalah Kampung Keling ini. Jika Anda mengunjungi Kampung Keling ini ternyata tidak semuanya keling. Ada orang India yang berkulit putih, namun ada juga yang sangat hitam. Pengunjung yang ke daerah ini biasanya hendak membeli barang ataupun berwisata kuliner.

Kampung Keling 1

Ketika berkunjung ke sana, seorang Bapak pemilik toko alat-alat musik menceritakan bahwa daerah ini populer dengan sebutan Little India, sama dengan Little India Singapore. Mereka baru saja merayakan Deepavali, yaitu hari Raya Umat Hindu menurut kalender Lunar. Kuil Hindu dan kuil Sikh ada di daerah ini. Kuil Hindu nampak unik, bersalut emas.

Kampung Keling 3

Kampung Keling 2Tempat yang mirip seperti Pasar Baru Jakarta ini menunjukkan bahwa kota Medan sarat dengan keragaman, namun tetap aman dan tidak pernah terdengar isu SARA terjadi di sana. Patut kita acungkan jempol!

Vera Herlina/VMN/BL/CEO of Management Soft Skill Academies Vibiz Consulting Group
Editor: Ruth Berliana
Image: Vera Herlina