Marketing Tips : Beberapa Cara Menjual Produk Dengan “Lebih Cerdas”

(Business Lounge – Dominate The Market) – Mungkin Anda selama ini berpikir, mengapa penjualan saya tidak kunjung meningkat drastis ya? Setelah itu, Anda akan mencari dan menganalisa semua penyebabnya. Bisa jadi, setelah itu Anda akan menyimpulkan “mungkin saya kurang giat dalam penjualannya.” Sebenarnya, benarkah Anda kurang giat? Jika Anda sudah menjual selama 8 jam kerja saja, sebenarnya tidak bisa dikatakan bahwa Anda tidak giat. Tetapi, penjualan tetap tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Sebenarnya, penyebabnya bukan karena Anda kurang giat dalam melakukan penjualan, tetapi cara berjualan Anda yang sebenarnya mungkin “kurang cerdas”.

Tentunya, ada cara yang “lebih cerdas” agar meningkatkan penjualan Anda. Melakukan penjualan yang “lebih cerdas”, bukan berarti mengabaikan kerajinan atau ketekunan Anda ketika melakukan penjualan. Tetapi yang dimaksudkan dengan penjualan yang “lebih cerdas”, berarti penjualan tersebut dilakukan dengan lebih efektif dan hemat waktu, namun mendapatkan hasil yang maksimal.

Pertanyaannya kini, bagaimanakah cara yang “lebih cerdas” dalam meningkatkan penjualan produk atau jasa? Berikut cara yang bisa Anda coba :

Fokus dalam memperhatikan testimonial dari konsumen

Ketika Anda fokus dalam memperhatikan testimonial dari konsumen, sebenarnya itu sudah menghemat waktu Anda untuk mengetahui apa yang sebenarnya konsumen sukai dari produk Anda. Kumpulkan semua testimonial yang ada, dan jadikan itu bahan pembelajaran bagi Anda. Sebenarnya, jika Anda sudah tahu apa yang konsumen Anda paling inginkan, Anda tinggal berfokus pada hal itu, dan tidak perlu melakukan pengembangan-pengembangan yang belum jelas arahnya.

Jangan menjual terlalu banyak untuk tahap pertama

Hal ini, sebenarnya penting agar Anda mengetahui terlebih dahulu, apakah produk baru yang Anda hasilkan disukai masyarakat atau tidak. Menurut Jim Herst, CEO dari Perceptive Selling Initiative, Inc, ia merekomendasikan cara pendekatan “foot-in-the-door”, yaitu menjual dalam proyek yang kecil terlebih dahulu, untuk membuka jendela untuk kesempatan nantinya. Bisa dikatakan, menjual dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu, merupakan cara penjualan yang “lebih cerdas”, karena jika masyarakat terbukti menyukai produknya, barulah akan diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak. Namun, jika respon masyarakat ternyata kurang, tentunya produk tersebut tidak perlu diproduksi lagi, karena justru akan merugi jika memang sudah terbukti tidak disukai masyarakat pada umumnya.

Mengedukasi konsumen Anda

Daripada sekedar menjelaskan produk panjang lebar, adalah lebih baik memberikan edukasi terlebih dahulu kepada konsumen Anda, baru setelah itu memberitahu pentingnya produk Anda, terkait dengan edukasi yang sudah Anda sampaikan kepada konsumen Anda. Edukasi yang dilakukan bisa beragam, bisa dengan cara memasukkan produk Anda menjadi bagian dalam suatu seminar, maupun mengiklankan produk Anda dengan cara yang cerdas, seperti membuat infografis yang pada ujungnya mengarah kepada penjualan produk Anda. Mengedukasi konsumen memang tidak semudah Anda berjualan langsung. Dibutuhkan strategi dan juga cara pemikiran yang lebih cerdas, tetapi hal ini terbilang sangat efektif jika Anda berhasil dalam pelaksanaannya.

Memberikan hadiah untuk pembelian dalam jumlah tertentu

Hadiah selalu menarik bagi konsumen untuk melakukan pembelian. Hal itu tentunya lebih efektif daripada Anda meminta sales Anda bersusah payah dan panjang lebar mendeskripsikan produk atau jasa Anda. Sediakan hadiah yang menarik, dan pastinya konsumen akan membeli produk atau jasa Anda karena terpancing hadiah yang ada. Setelah itu, tentunya mereka akan mencoba sendiri produk yang Anda hasilkan.

Mempelajari dan melakukan riset kebutuhan konsumen

Ada kalanya Anda harus melakukan riset untuk mengetahui kebutuhan konsumen pada umumnya. Caranya tidak sulit, yaitu buatlah survey yang dikhususkan kepada konsumen, agar Anda bisa mengetahui apa yang konsumen inginkan. Survey tentunya berbeda dengan testimonial. Jika testimonial lebih ke arah kepuasan konsumen yang diceritakannya, survey lebih mengarah ke arah apa yang sebenarnya konsumen inginkan, juga pastinya mengandung kritik dan saran terhadap produk Anda, yang nantinya akan berguna untuk bahan riset dan pengembangan dari produk Anda.

Lakukan program mystery shopping

Ada kalanya Anda juga perlu melakukan mystery shopping, yaitu berpura-pura menjadi pembeli dari produk kompetitor Anda. Hal itu sebenarnya membuat Anda lebih cepat untuk mengetahui apa kekuatan dari kompetitor Anda. Setelah mengetahui kekuatan dari kompetitor Anda, maka langkah selanjutnya adalah Anda tinggal menyusun strategi penjualan yang bisa mengalahkan kompetitor Anda pada akhirnya.

Zefanya Zefanya Jodie/VMN/BLJ/Head of Vibiz Learning Centre Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group