Berita akan Dijualnya Yahoo Meningkatkan Saham Perusahaan

(Business Lounge Journal – Global News) Rencana dewan direksi Yahoo Inc untuk mempertimbangkan untuk menjual bisnis internetnya yang sedang struggling berdampak pada naiknya saham perusahaan hampir 6 persen pada Rabu (2/12). Hal ini disebabkan para investor menyambut cara baru yang potensial untuk memisahkan layanan tradisional Yahoo dari investasi berharga pada Alibaba.

Dewan direktur Yahoo menimbang untuk menjual bisnis internet pada pertemuan dewan yang berlangsung selama tiga hari mulai Rabu (2/12), demikian seperti dilansir oleh Reuters. Oleh karena belum dicapai keputusan maka pertemuan pun dilanjutkan pada Kamis (3/12), demikian dilaporkan oleh CNBC.

Upaya Chief Executive Officer Marissa Mayer untuk menghidupkan kembali bisnis tradisional menghasilkan buah yang belum seberapa, hampir semua dari kapitalisasi pasar Yahoo sekitar USD 34 miliar dianggap berasal sahamnya di perusahaan e-commerce Tiongkok Alibaba Holding Group Ltd dan Yahoo Jepang corp.

Setelah penjualan tersebut, maka yang akan tinggal adalah saham Alibaba dan Yahoo Jepang. Beberapa penawar yang diprediksi akan tertarik dapat berasal dari perusahaan ekuitas swasta hingga perusahaan teknologi. The Wall Street Journal mengatakan penawar potensial dapat mencakup Verizon dan IAC / InterActiveCorp (IACI.O). Sedangkan the Journal, yang pertama melaporkan bahwa Yahoo mungkin menjual bisnis internetnya, juga melaporkan pada Selasa (2/12) bahwa pertemuan dewan akan membahas bagaimana untuk melanjutkan dengan spin-off dari 15 persen saham perusahaan di Alibaba, senilai lebih dari USD 30 miliar jika diadakan secara terpisah.

Bisnis internet Yahoo telah berjuang untuk meningkatkan pendapatan dari penjualan iklan dalam menghadapi persaingan yang ketat dari Alphabet Inc Google dan Facebook Inc. Sementara harga saham Yahoo memiliki lebih dari dua kali lipat dan banyak mengungguli pasar saham yang lebih luas sejak Mayer mengambil alih sebagai presiden dan CEO pada bulan Juli 2012. Banyak komentar yang dilontarkan banyak pihak untuk kepemimpinan Mayer yang dianggap kurang berhasil, demikian seperti dilansir oleh Reuters.

Muncul bisnis perusahaan, yang disebut Mayer sebagai Maven (mobile, video, native and social advertising) telah menjadi titik terang bagi perusahaan. Hal inilah yang dianggap paling berharga yang dapat dijual dari Yahoo dan akan menarik pembeli yang tertarik pada bisnis Maven, demikian dilansir oleh Reuters.

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana