Karyawan Introvert, Justru Bisa Memberikan Dampak Positif Bagi Pemasaran Anda!

(Business Lounge – Empower People) – Anda mungkin berpikir, selama ini orang introvert itu lebih buruk dari orang extrovert. Atau kadang Anda berpikir, karyawan introvert biasanya kurang memberikan dampak yang baik bagi perusahaan. Tetapi, kali ini Anda harus tahu, karyawan introvert itu tentunya punya kelebihan sendiri, yang mungkin tidak dimiliki oleh karyawan lainnya. Permasalahannya sekarang, dapatkah Anda melihat potensi dari karyawan Anda yang menurut Anda introvert?

Karyawan yang introvert, bukan berarti orang tersebut anti sosial, tidak bisa bergaul, tidak suka punya teman, tidak suka bicara sama sekali, atau suka merasa lebih baik dari orang lain. Orang introvert, pada kenyataannya tetap bisa berteman, tetap bisa nyaman di kalangan banyak orang, tetapi ia bukanlah orang yang hidup hanya untuk “mengejar teman”. Seorang karyawan introvert, biasanya bangga dengan dirinya dan nilai positif yang dimilikinya, dan tidak mudah dipengaruhi oleh ajakan rekan kerjanya yang negatif. Ia tetap suka berteman dan berbicara, bahkan bersenda gurau, tetapi ia tidak suka jika pembicaraan yang ada, unsurnya basa-basi, gosip, atau yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.

Ada hal menarik dari karyawan introvert yang bisa dikembangkan dan bisa memberikan dampak positif bagi pemasaran Anda. Apa sajakah itu?

Karyawan introvert terbiasa mendengar dengan detil

Mendengar pastinya merupakan hal yang penting agar mencapai keberhasilan perusahaan. Orang introvert, mungkin dalam kenyataannya tidak terlalu kreatif dibandingkan orang extrovert yang lebih banyak bergaul. Tetapi, karyawan introvert lebih biasa untuk mendengar dengan detil dan tidak terbiasa untuk memakai pikiran sendiri.

Hal menarik dari orang yang introvert adalah, biasanya ia lebih bisa mendengar dan mengerti orang lain dengan baik. Bahkan, ia bisa mengenali kemampuan dan rutinitas dari orang lain, termasuk klien dari perusahaan. Karena itu, seorang introvert yang adalah pendengar yang baik, tentunya sangat penting untuk bisa membantu keberhasilan dalam pemasaran, karena pastinya ia akan bisa lebih baik dalam mendengar keluhan orang, termasuk klien, dan bahkan memberikan solusi.

Karyawan introvert lebih mau untuk belajar

Meskipun terlihat karyawan introvert itu lebih pendiam dan tidak rajin bergaul, sebenarnya mereka ada kelebihan yang patut diakui, yaitu lebih mau untuk belajar. Mengapa demikian? Karena memang mereka bukan tipe orang yang suka basa-basi, bukan juga yang suka kesana-kemari ketika bekerja. Tetapi, karyawan introvert biasanya lebih mau untuk belajar dibandingkan berbasa-basi dan membicarakan hal yang dianggapnya tidak penting. Karyawan introvert, biasanya tidak suka mendengar hal yang setengah-setengah, melainkan suka mempelajari semua hal dengan penuh.

Mengenai hal tersebut, saya mempunyai contoh dari seorang teman. Pada kenyataannya, ia memang tidak terlalu suka berbasa-basi untuk hal yang tidak penting. Ia adalah seorang yang teguh memegang prinsip dan nilai positif yang dimilikinya. Dan memang terbukti, ia adalah seorang yang sangat suka belajar, membaca buku, dan atasannya sangat mengandalkannya, bahkan untuk mengurus karyawan lainnya.

Dari hal tersebut, dapat dimengerti bahwa seorang introvert yang lebih mau untuk belajar, pastinya akan lebih memiliki strategi yang baik dan bahkan bisa memberikan ide yang out of the box untuk meningkatkan pemasaran perusahaan.

Mereka biasa mempersiapkan segala sesuatu

Orang introvert, biasanya lebih mempersiapkan segala sesuatu sebelum bertindak. Hal itu, sangat dibutuhkan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pemasaran. Kreativitas memang penting, tetapi persiapan juga perlu dilakukan, supaya semuanya bisa berjalan dengan lebih baik. Biasanya, karyawan introvert sangat ahli dalam persiapan yang matang dalam pemasaran, seperti mempersiapkan tools untuk pemasaran, mempersiapkan presentasi, bahkan berlatih untuk berbicara meskipun sudah terbiasa melakukannya.

Mereka memikirkan jangka panjang daripada sekedar kreativitas

Seorang karyawan introvert, mengerti benar tujuan jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan. Ia bahkan merupakan seorang yang detil dalam memikirkan strategi jangka pendek maupun jangka panjang untuk kemajuan perusahaan, dimana di dalamnya terdapat juga strategi pemasaran perusahaan.

Biasanya, orang yang extrovert suka berkreativitas, tetapi terkadang hanya mengutamakan kreativitas semata dibandingkan memikirkan strategi jangka panjang perusahaan. Karyawan introvert, tentunya sanggup untuk  memikirkan strategi yang lebih matang dan detil untuk masa depan perusahaan. Tentunya, hal itu juga sangat penting untuk pemasaran, karena seorang introvert akan sanggup untuk memikirkan strategi pemasaran dengan detil dan efektif, tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlampau banyak.

Zefanya Zefanya Jodie/VMN/BLJ/Head of Vibiz Learning Centre Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group