Para Millennial yang Bersiap Menyambut Musim Belanja

(Business Lounge Journal – News & Insight) Sangat menarik untuk mengamati karkateristik para millennial sekarang ini. Sebab kekuatan millennial saat ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Sehingga pantas saja bila semua bisnis akan berlomba-lomba untuk membidik para millennial. Termasuk para peritel online yang sedang berlomba-lomba menghasilkan penjualan tertinggi pada akhir tahun ini.

Seperti sudah dibahas sebelumnya bagaimana apple tetap menjadi brand yang paling diminati oleh para millennials dalam sesi penjualan pada moment Black Friday sepekan ke depan. Namun bagaimana mereka sangat bersiap untuk menyambut penjualan pada musim liburan ini merupakan sesuatu hal yang harusnya sangat dimanfaatkan oleh para pebisnis.

Influenster, sebuah komunitas untuk sosial media mewawancarai 6.000 milenium Amerika (18-29 tahun) mengenai rencana belanja mereka untuk Black Friday dan Cyber ​​Monday (Senin berikutnya). Para responden dapat menjawab dengan tepat kapan mereka akan berbelanja. Selain itu mereka pun mempersiapkan budget untuk dapat berbelanja.

black-friday-02-2015Lebih dari 3000 orang responden memilih untuk berbelanja online pada Black Friday dan merasa tidak enjoy bila harus berbelanja ke toko. ebih dari 2300 orang bersiap untuk berbelanja baik pada saat Black Friday maupun Cyber Monday. Hal ini menunjukkan bahwa para millennial memang sudah sangat menyatu dengan dunia online.

Lalu bagaimana dengan millennial Indonesia? Jika data di atas merupakan survei yang dilakukan pada 6000 millennial Amerika, maka apakah hal yang sama terjadi juga di Indonesia. Di Indonesia memang tidak ada baik Black Friday maupun Cyber Monday sebab tidak ada perayaan Thanksgiving di sini. Namun tren belanja online tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut semakin merajai dunia online. Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu salah satu mall online di Indonesia mengadakan satu hari sale dengan harga yang sangat miring. Dengan rasa ingin tahu saya mencoba mengakses website mall online tersebut. Beberapa kali berhasil namun beberapa kali juga menampilkan keterangan bahwa traffic pengunjung sangat tinggi. Terlepas dari masalah kecanggihan teknologi (bilamana ada) namun saya dapat merasakan keramaian yang luar biasa pada saat itu. Apakah itu para millennial? Tidak ada data untuk hal tersebut, namun bagaimana para millennial sangat berkaitan erat dengan dunia online dan bagaimana tren  belanja online semakin meningkat, maka apa yang terjadi pada para millenial AS dapat saja terjadi pada millennial Indonesia.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image :