Ini Isi Pembicaraan Presiden Jokowi dan Presiden Obama Kemarin

(Business Lounge Journal – Global News) Presiden Joko Widodo pada Senin (26/10) sekitar pukul 14.35 waktu setempat diterima oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama untuk melakukan pembicaraan bilateral di West Wing, White House, Washington DC.

Dalam keterangan pers yang kemudian disampaikan setelah pembicaraan bilateral tersebut, Presiden Obama menyatakan perasaan senangnya menerima kunjungan Presiden Jokowi yang diharapkannya akan memberikan peluang yang baik dalam memperkuat hubungan kedua negara demokrasi yang besar ini. Presiden Obama juga menyinggung bagaimana ia masih memiliki hubungan keluarga di Indonesia sehubungan masa kecilnya yang pernah dihabiskannya di Indonesia. Kemitraan antara Indonesia dan Amerika tidak hanya penting bagi kedua negara namun juga bagi kawasan Asia Tenggara. “Tentu saja Indonesia merupakan negara penting dalam soal perdagangan dan pertumbuhan ekonomi, dan kami tetap pada minat kami yang besar dalam memperkuat hubungan kerjasama antara Amerika Serikat dengan Indonesia,” demikian dijelaskan Obama seperti dilansir dalam setkab.go.id.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan ini selain masalah perdagangan dan hubungan kerjasama antara kedua negara, yaitu pengembangan ekonomi digital yang sangat berpeluang di Indonesia, kerjasama keamanan terutama dalam maritim dengan modernisasi kemampuan Indonesia, pentingnya ASEAN dan forum Asia Timur, dalam mempertahankan aturan main di kawasan Asia Tenggara, dalam hal kesehatan yaitu bagaimana mencegah wabah penyakit, penanganan kebakaran lahan gambut, serta pertukaran pelajar mahasiswa.

Dalam hal ekonomi digital maka Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia adalah salah satu negara terbesar dalam ekonomi digital, sehingga Presiden Jokowi sudah menetapkan bahwa ekonomi digital ini menjadi prioritas Indonesia.

“Saya menyambut baik segala upaya Presiden Joko Widodo dalam memenangkan demokrasi, dan meningkatkan hubungan kemitraan dalam kedua negara  bukan saja dalam hal strategis tetapi juga merupakan hal yang sangat penting bagi kedua negara,” demikian dikatakan Obama.

Untuk masalah perubahan iklim, Presiden Jokowi dan Presiden Obama telah bersepakat untuk bekerjasama dalam mengatasi masalah yang timbul demi masa depan generasi mendatang.

Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Obama yang telah menerima delegasi Indonesia dengan sangat baik, saat berkunjung ke Gedung Putih, di Washington DC, AS. Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa Indonesia menyambut baik strategic partnership kedua negara sebagai simbol peningkatan kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi juga menyebutkan, bahwa ekonomi Indonesia adalah ekonomi terbuka. Indonesia dengan penduduk 250 juta merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dan Indonesia bermaksud untuk bergabung dengan Trans Pasific Partnertship (TPT).

Turut serta dalam rombongan Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri ESDM Sudirman Said, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Duta Besar LBPP RI untuk AS Budi Bowoleksono, dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Dian Triansyah Djani.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : setkab.go.id