Processed with VSCOcam with a7 preset

Ivy’s Travel: Dubai Travel Diary – Part 1

(Business Lounge – Travel)

Hello! 🙂 Saatnya untuk berbagi cerita saya di Dubai. Saya diundang untuk menjadi bagian dari Food Tour Alshaya bersama dengan blogger makanan lain dan foodies dari Indonesia. Itu adalah suatu kehormatan untuk diundang dan saya ingin benar-benar mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam perjalanan.

Beberapa kata-kata untuk menggambarkan Dubai, mahal, bersih, struktural, dan HOT. Bangunan dan arsitektur dari Dubai cantik. Kami tidak benar-benar memiliki banyak waktu untuk menjelajahi kota karena jadwal dan waktu terbatas, tapi di sini saya mencoba membagikan empat hari saya di sana. Semoga dapat membantu Anda untuk mengetahui lebih banyak tentang Dubai. 🙂

Flight: Emirates
Duration (Direct flight): 7 hours and 40 minutes
SHERATON HOTEL
Sheikh Zayed Road, Al Barsha 1, Mall of The Emirates, UAE
Kami tinggal di Sheraton yang sangat baik. Salah satu hal yang baik adalah hotel itu terhubung dengan Mall of Emirates. Sehingga sangat nyaman sebab mall di Dubai buka hingga pukul 12 malam.
Air dingin untuk mandi di Dubai adalah es yang didinginkan satu jadi itu berbeda dengan standar air dingin yang mereka letakkan di dalam chiller air dengan sistem pendingin untuk memastikan kesejukannya. Ini ada hubungannya dengan udara yang lebih panas di Dubai. Anda menyadari Dubai memiliki pantai yang dinginkan, kan? Saya bahkan tidak dapat membayangkan bagaimana perasaan para pencinta lingkungan hidup tentang hal itu.
Oh ya, satu hal yang membuat saya stress sebelum datang ke sini adalah masalah pakaian. Saya tidak benar-benar tahu dresscode yang tepat untuk dipakai di negara di Timur Tengah. Yang saya tahu di sini memiliki beberapa aturan dresscode, namun negara ini begitu panas bahwa saya tidak berpikir saya akan bertahan dengan lengan panjang dan celana jeans panjang. Ternyata, Dubai cukup berpikiran terbuka. Saya tidak melihat siapa pun mengenakan sesuatu yang terlalu terbuka tetapi pakaian tanpa lengan dan rok masih diterima selama tidak digunakan di tempat religius.
The view from our hotel. Pretty amazing, huh?
Swimming Pool at Sheraton
MALL OF EMIRATES 

Mall of Emirates mungkin tidak besar seperti Dubai Mall, tetapi besar. Terdapat banyak restoran, department store, carefour, dan juga rumah Ski Dubai, sebuah resor ski indoor dengan 22.500 meter persegi luas ski dalam ruangan. Kami tidak punya waktu untuk pergi ke sana. Saya tidak berpikir untuk masuk sebab bagi saya hal semacam itu tidak menyenangkan, tapi di dalam Anda dapat memiliki pelajaran ski, sesi interaktif dengan penguin dan naik peluru salju. Biaya masuk mulai dari AED 250-500 tergantung pada pilihan Anda.

Jadi kami menghabiskan sore kami untuk berjalan-jalan di Dubai untuk melihat-lihat. Jika Anda memiliki tiga sampai empat jam untuk cadangan, saya benar-benar menyarankan Anda untuk mengambil tur kota dengan salah satu andalan mereka pada bis bersusun. Itu tidak gratis, biaya AED 190 (sekitar 800k rupiah) tapi itu akan membawa Anda ke tempat-tempat wisata yang direkomendasikan. Anda dapat memilih untuk tinggal di bus bila Anda tidak mau berkunjung, atau Anda dapat memilih untuk pergi ke tempat-tempat selektif yang Anda inginkan dan kemudian hanya mengambil bus lain setelah Anda selesai menjelajahi tempat. Kami mengambil tur bus kami dari Mall of Emirates, tetapi Anda juga dapat menemukannya di Dubai Mall. Setelah Anda membayar, mereka akan memberikan Anda sebuah earphone untuk Anda pasang di dalam bus, sehingga Anda dapat mendengar penjelasan pemandu saat melewati masing-masing tempat. Jangan khawatir, mereka menyajikannya dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.

We chose to sat on the deck of the bus without air con as it was the only way we can take proper pictures. Despite the HOT and HUMID weather, it was pretty interesting to stroll around the city. Dubai is so clean! and structure. The building, the architectural, the design are gorgeous.

Even the hospital is so pretty!

Random building we passed by that turns out to be A CAFE. So gorgeous!

Bersambung ke part 2
Ivy – Expert Culinary & Travel
only1ivy.blogspot.com
Editor: Ruth Berliana