Bagaimana Keputusan si Millennial dalam Memberikan Donasi

(Business Lounge – Global News) Sebuah research 3 bulanan yang berjudul The Millennial Impact Project baru saja merilis laporan terbarunya. Salah satunya mengenai 100 hal yang ditemukan lewat studi komprehensif pada generasi millennial, yaitu mereka yang lahir pada tahun 1980 sampai 2000. Betapa menariknya generasi ini sehingga berbagai research pun dilakukan untuk meneliti kelompok ini.

Seratus hal yang menjadi fakta berdasarkan hasil research ini merupakan apa yang telah ditemukan sejak tahun 2011. Untuk tahun 2015 sendiri The Millennial Impact Report lebih mempelajari hubungan dan pengalaman antara karyawan millennial dan manajer mereka. Adapun hal yang dijadikan contoh adalah dalam hal memberikan donasi. Bagaimana para manager mempengaruhi partisipasi karyawannya yang millennial di dalam perusahaan yang menimbulkan pekerjaan. Apa sajakah yang menginspirasi terciptanya sebuah partisipasi, terutama dalam memberikan donasi?

Fakta Pertama

Dua puluh tujuh persen karyawan millennial mengatakan mereka lebih mungkin untuk memberikan donasi jika supervisor mereka juga melakukannya, sementara 46 persen karyawan cenderung untuk memberikan donasi jika rekan kerja mereka memintanya. Menariknya, hanya 21 persen karyawan millennial yang mengatakan akan memberikan donasi jika CEO atau top eksekutif yang memintanya.

Fakta Kedua

Salah satu alasan yang memotivasi manajer dan millennial dalam memberi adalah apabila keduanya sama-sama memberi. Tujuh puluh empat persen dari manajer dan 69 persen karyawan mengatakan mereka akan memberikan sumbangan pada kampanye memberi yang diadakan perusahaan jika si pemberi kerja juga melakukan hal yang sama yaitu memberikan donasi setidaknya untuk beberapa bagian.

Fakta ketiga

Perusahaan memiliki kesempatan untuk melibatkan karyawan dalam pekerjaan: 79 persen karyawan millennial yang tidak berpartisipasi dalam kampanye memberi yang diadakan perusahaan masih dapat memberikan donasi di luar pekerjaan.

Fakta keempat

Sebagian besar karyawan millennial memberikan waktunya 1 hingga 10 jam dalam setahun untuk menjadi relawan.

Fakta kelima

Karyawan millennial lebih memilih melakukan pekerjaan sukarela dengan karyawan pada departemen yang sama mereka (62 persen) daripada dengan karyawan pada perusahaan yang sama namun tidak memiliki hubungan pekerjaan secara langsung.

Dari kelima fakta di atas maka nampak jelas bagaimana keputusan si millennial dalam memberikan donasi sangat bergantung kepada atasan yang menjadi panutan serta bagaimana mereka lebih mau memberi banyak kepada rekan yang berada pada satu kelompok dengannya.

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana