Burberry akan Keluar dari Tiongkok? Ini Strategi Barunya

(Business Lounge – Global News) Burberry yang terkenal karena mantel anti air yang berwarna krem serta syalnya yang bermotif, melaporkan kenaikan 2% pendapatan ritel sebesar USD 1,7 miliar) untuk semester pertama tahun ini. Tetapi bagi produsen barang-barang mewah ini, hal tersebut bukanlah sesuatu kabar yang menyenangkan oleh karena penjualan Burberry di Tiongkok menurun.

Burberry berupaya mati-matian untuk menggunakan jenis lain dari pemasaran dan periklanan untuk meningkatkan penjualan di tempat lain, termasuk menggunakan snapchat dan Apple Music.

Pengecer awalnya tampak untuk memberikan berlimpah berita positif dalam update perdagangan untuk semester pertama tahun ini, Jepang melihat pertumbuhan penjualan sebanding baik lebih dari 50%, sementara Eropa disampaikan persentase dua digit pertumbuhan penjualan yang sebanding. Tapi penjualan di Tiongkok begitu parah, demikian seperti dilansir oleh Business Insider.

Hal ini sangat buruk sehingga Burberry mengatakan akan segera melakukan akselerasi untuk mengontrol biaya, mengalokasikan belanja pemasaran, dan lebih aktif menggunakan cara-cara non-tradisional dari iklan untuk meningkatkan penjualan sampai seluruh dunia. Tiongkok memang sudah menjadi lingkungan yang menyeramkan bagi para pembuat barang-barang mewah sejak diberlakukannya peraturan baru bagi produsen barang-barang mewah oleh pemimpin Tiongkok, Xi Jinping. Sebagai dampaknya sejumlah pembuat barang mewah, termasuk Prada dan Gucci mengalami pukulan keras. Ditambah lagi perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Burberry mengatakan bahwa kolaborasi Apple dan snapchat telah benar-benar membantu kehadiran digital. Hal ini sangat menarik karena Burberry tampaknya akan berusaha untuk memasuki pasar yang lebih baru untuk pertumbuhan penjualan jangka panjang. Burberry menggunakan snapchat untuk menjangkau mereka yang lebih muda dengan menggunakan gambar. Rata-rata pengguna dari snapchat, yang merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan orang untuk mengirim gambar ke satu dan lain pada batas waktu.

Selain itu, Burberry juga memiliki channel musik di Apple Music, yang diprediksi akan menjangkau mereka yang usianya jauh lebih muda di dunia Barat. Sedangkan penjualan tumbuh di AS dan pertumbuhan penjualan yang sebanding di tempat-tempat seperti Italia, Perancis dan Spanyol melonjak lebih dari 20%. Hal ini diprediksi sebagai saatnya Burberry untuk keluar dari Tiongkok dan memasuki pasar yang lebih baru.

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image :