Menempuh Eropa – Australia dalam 4 Jam

Globe Map 2(Business Lounge – World View) Eropa dan Amerika dipisahkan oleh Samudera Atlantik dengan jarak sekitar 7,904 km atau 4,912 miles.Irving_Johnson_(ship,_2002)_at_the_San_Diego_Bay_04 (2)

Kira-kira 100 tahun yang lalu, untuk dapat pergi ke Eropa dari Amerika membutuhkan perjalanan yang panjang dengan menyeberangi samudera menggunakan kapal laut dan menghabiskan beberapa hari.

Tetapi setelah ditemukannya pesawat terbang, maka perjalanan pun dapat semakin dipersingkat secara signifikan, hingga untuk menghubungkan Amerika dan Eropa, hanya membutuhkan waktu di bawah 24 jam.

 Concorde 1

Tetapi teknologi berkembang terus. Di puncak era penerbangan transatlantik, Concorde dapat menerbangkan 100 penumpang pada kecepatan  Mach 2,0, sehigga dari New York ke London hanya membutuhkan waktu 3,5 jam.

Sekarang, European Space Agency (ESA) baru saja memberikan lampu hijau untuk  tahap berikutnya transportasi modern – penerbangan hipersonik. ESA telah menyetujui putaran baru pendanaan untuk proyek LAPCAT (Long-Term Advanced Propulsion Concepts and Technologies).Lapcat 2 (1)

Terlepas dari keunikan namanya, LAPCAT akan terbang dengan kecepatan Mach 5,0 atau lima kali kecepatan suara. Dengan menggunakan mesin hidrogen cair, pesawat ini akan dapat melakukan perjalanan dari Inggris ke Australia dalam waktu hanya empat jam, dengan membawa 300 penumpang dan bahkan terbang ke ruang angkasa dalam hanya 15 menit.

Jenis mesin baru ini sedang dikembangkan oleh sebuah perusahaan milik Inggris, Reaction Engines, yang mengatakan akan berinvestasi lebih dari GBP60 juta dalam pengembangan yang dilakukan, dan akan mulai membuat mesin prototipe skala penuh.

Mesin jet saat ini mengharuskan pesawat membawa oksigen cair sebagai pendingin karena dalam kecepatan luar Mach 3.0 mesin tidak dapat menggunakan oksigen eksternal untuk pendinginan. Jenis baru dari mesin ini adalah menggunakan oksigen eksternal bebas, yang memungkinkan untuk mendinginkan mesin yang dari lebih dari 1.000 ° c (1.832 ° f) untuk -150 ° c (-328 ° f) dalam sepersekian detik.

Para ahli menyebut perkembangan ini sebagai sebuah kemajuan terbesar dalam penerbangan sejak penemuan mesin jet. Biaya satu pesawat diperkirakan kekalahan $ 1,1 Miliar dan pesawat ini tidak akan memiliki jendela.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : wikipedia

Leave a Reply

Your email address will not be published.