Blackberry Upayakan Mengulang Kejayaan

(Business Lounge – Global News) BlackBerry mengumumkan rencana pada Jumat (25/9) untuk menjual smartphone Android-powered, dalam upaya memulai kembali kejayaannya yang sebelumnya telah pudar pada dunia smartphone.

Perusahaan Kanada ini mengatakan akan mulai menjual “Priv,” yang digambarkan sebagai “perangkat genggam unggulan yang akan berjalan pada sistem operasi Android dengan keamanan BlackBerry,” demikian diharapkan akan tersedia pada akhir tahun ini seperti dilansir oleh Japantoday.

“Priv menggabungkan yang terbaik dari keamanan BlackBerry dan produktivitas dengan ekosistem aplikasi mobile yang luas yang tersedia pada platform Android,” demikian dikatakan John Chen, ketua eksekutif dan kepala eksekutif seperti dilansir oleh Japantoday.

BlackBerry mengatakan bahwa perusahaan ini tetap berkomitmen untuk memiliki sistem operasi BlackBerry 10, yang memungkinkan keamanan dan produktivitas manfaat industri yang terkemuka. Perusahaan itu mengatakan akan terus mengembangkan dan meningkatkan sistem operasi BlackBerry 10 dan mengkonfirmasikan rencana untuk merilis update platform yang berfokus pada peningkatan keamanan dan privasi yaitu pada Maret 2016.

Sistem operasi BB 10 ini diresmikan pada 2013 sebagai bagian dari upaya untuk mendapatkan kembali pangsa pasar yang hilang oleh karena konsumen di seluruh dunia bergeser ke perangkat yang dijalankan dengan sistem Google Android dan Apple IOS. Namun pangsa sistem operasi telah terus merosot dan sekarang hanya kurang dari satu persen dari pengguna smartphone.

BlackBerry, salah satu pelopor awal smartphone, telah berjuang selama bertahun-tahun. Hal ini telah membuat beberapa upaya untuk menemukan pelanggan baru, dengan perangkat murah, tablet, dan dengan berbagai penekanan untuk perangkat lunak dan layanan.

Dalam merilis hasil kuartalan, BlackBerry mengatakan memiliki penurunan laba dari USD 51 juta untuk tiga bulan sampai tanggal 29 Agustus dibandingkan dengan kerugian USD 207 juta pada periode yang sama tahun lalu. Tetapi pendapatan untuk periode yang sama telah merosot 46 persen dari tahun lalu. Perusahaan yakin strategi ini akan menghasilkan kemajuan.

“Pada saat yang sama, kami fokus untuk membuat kemajuan lebih cepat guna mencapai profitabilitas dalam bisnis handset kami.”

BlackBerry mengatakan menjual 800.000 smartphone dengan harga rata-rata USD 240, yang mewakili sebagian kecil dari pasar smartphone global sekitar 300 juta per kuartal. Perusahaan itu mengatakan 15 persen dari pendapatan berasal dari perangkat lunak dan layanan, 41 persen untuk hardware, dan 43 persen untuk biaya akses layanan.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana