Penting Memiliki Strategi yang ‘Pas’ untuk Mendatangkan Para Pelanggan Kembali

(Business Lounge – Dominate the Market) Saya termasuk “sering” menerima telepon dari sebuah rumah sakit internasional, menawarkan paket Medical Check Up gratis yang menjadi program rumah sakit tersebut. Kemudian pihak rumah sakit pun akan menawarkan untuk memasukan saya dalam schedule Medial Check Up mereka dengan memberikan beberapa pilihan waktu sesuai dengan waktu luang yang saya miliki.

Mendatangkan Kembali Para Pelanggan

Saya sempat mencoba mengkaji, apa sih untungnya menawarkan paket Medical Check Up gratis? Memang, paket yang ditawarkan adalah paket Medical Check Up sederhana yang dapat dilakukan dengan cepat, seperti pengukuran masa tubuh, kadar lemak, kandungan gula, dan beberapa jenis check up sederhana lainnya. Tetapi bukankah tetap ada biaya yang dikeluarkan untuk melakukannya?

Tetapi coba bayangkan, kira-kira berapa orang pelanggan dari sebuah rumah sakit internasional? Apalagi jika rumah sakit tersebut telah mengadakan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar untuk melakukan regular Medical Check Up. Jika setiap hari ada 3 orang yang melakukan Medical Check Up rutin dari Senin hingga Sabtu, maka dalam satu tahun akan ada hampir 1000 pelanggan. Belum lagi, tidak semua pelanggan melakukannya rutin setiap tahun, sehingga tahun berikutnya akan ada paling tidak hampir 1000 nama lagi. Ribuan database ini dapat menjadi “ladang” bagi rumah sakit itu sendiri.

Memberikan layanan gratis, merupakan sebuah pemancing untuk pelanggan dapat kembali lagi ke rumah sakit tersebut. Sebab dari ribuan nama yang ada, belum tentu mereka akan kembali lagi ke rumah sakit bertahap internasional tersebut kalau bukan karena fasilitas yang diberikan oleh tempat mereka bekerja. Sehingga upaya untuk membawa mereka datang kembali ke rumah sakit tersebut, sangatlah penting. Sebab dengan datangnya kembali para pelanggan, maka pihak rumah sakit dapat memperkenalkan berbagai layanan yang dimiliki kepada para pelanggan. Sehingga kalau pun ada biaya yang timbul dalam pemberian layanan gratis tersebut, maka hal ini dapat saja diperhitungkan menjadi bagian dari biaya promosi.

Melakukan Promosi Sesuai dengan Karakter Bisnis Mendatangkan Keuntungan

Bisnis rumah sakit memang merupakan sebuah bisnis yang berbeda. Sebab rasanya sangat jarang ada promosi khusus mengenai pemeriksaan dokter umum, dokter spesialis, pemeriksaan laboratorium, atau pun penjualan obat. Sehingga haruslah ada bentuk sebuah promosi yang dirasa ‘pas’ untuk para customer rumah sakit. Upaya mendatangkan kembali ribuan pelanggannya akan menjadi strategi yang menarik untuk mendapatkan pemasukan.

Misalnya saja, saat dilakukan pemeriksaan gratis tersebut, ternyata dibutuhkan adanya pemeriksaan lanjutan. Lalu kemudian ditawarkanlah, apabila pemeriksaan lanjutan tersebut dilakukan pada saat itu, maka akan diberikan potongan harga. Selanjutnya apabila pelanggan mau melakukan pemeriksaan lanjutan, maka dampaknya akan ada tambahan biaya lagi untuk obat-obatan dan bisa saja diikuti dengan kunjungan berikutnya untuk sekedar merakukan control terkait pemeriksaan lanjutan tersebut. Maka dengan demikian si pelanggan pun menjadi pasien rawat jalan rumah sakit tersebut.

Dimulai dari menawarkan sesuatu yang gratis yang pada umumnya akan sangat menarik perhatian banyak orang.

Memang dibutuhkan cara yang ‘pas’ sebagai sebuah upaya untuk menciptakan suatu rangkaian kegiatan bisnis bagi pelanggan yang dapat mendatangkan pemasukan.

ruth_revisiRuth Berliana/VMN/BL/Managing Partner Human Capital Development