(Business Lounge – Global News) Bos produsen mobil Fiat Chrysler, Sergio Marchionne mengatakan pada hari Minggu (6/9) bahwa mencari pertautan dengan General Motors (GM) merupakan prioritas utama dan adanya kesepakatan juga akan menjadi pilihan strategi terbaik bagi saingannya di AS.

Tawaran Merger untuk Mengurangi Pesaing

Dewan GM sebenarnya telah pernah menolak proposal merger dari produsen mobil Italia-Amerika itu pada awal tahun ini. Namun itu tidak menghentikan Marchionne dari merayu GM yang sebenarnya adalah pesaingnya yang lebih besar dengan tujuan mengurangi jumlah pemain di industri dan dapat berbagi biaya yang cukup bersar untuk memproduksi mobil yang ramah lingkungan dan lebih cerdas.

Seperti dilansir oleh Reuters, Marchionne memang tidak membahas dengan setiap pemegang saham GM mengenai masalah ini, tetapi ia mungkin saja telah berbicara kepada beberapa dari mereka yang juga merupakan investor Fiat Chrysler.

Kekuatiran Adanya PHK

Selain itu Marchionne juga telah mengobrol singkat tentang ambisinya terhadap GM dengan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi, sepertinya Renzi memiliki preferensi pribadi namun tidak pernah menyatakannya. Salah satu yang Renzi kuatirkan adalah apabila harus melakukan PHK, sementara ia tidak mengkuatirkan adanya masalah yang akan timbul berkaitan dengan infrastruktur manufaktur.

Namun hingga beberapa waktu yang lalu, GM telah berulang kali mengatakan bahwa ia lebih suka berdiri sendiri. Produsen mobil Amerika ini mengatakan pada pekan lalu bahwa baginya strategi terbaik tetap untuk menciptakan nilai bagi pemegang saham, bahkan setelah kajian mendalam tentang kemungkinan merger dengan FCA.

Chrysler Luncurkan Model-model Kelas Atas

Di Las Vegas Marchionne baru saja memamerkan beberapa model didesain ulang secara signifikan serta beberapa model yang benar-benar baru, termasuk tiga Jeep dan plug-in hybrid mobil listrik. Untuk enam hingga 24 bulan ke depan, Marchionne juga berencana untuk membuat proyek penyegaran produk-produknya.

Diantara ketiga model Jeep yang baru, model yang paling disoroti adalah sebuah Grand Wagoneer kelas atas yang dirancang untuk bersaing dengan Land Rover. Kendaraan tersebut didasarkan pada versi update berat dari platform Grand Cherokee dan akan menjadi model mobil Jeep yang paling mahal, dengan varian high-end bertujuan untuk menjadikannya sebagai SUV mewah seperti Cadillac Escalade, Land Rover Range Rover dan Mercedes Benz GL-Class. Juga model Grand Wagoneer yang pernah tersingkir dari pasar pada tahun 1991.

Di samping Grand Wagoneer, Fiat Chrysler juga mengumumkan rancangan next-generation Jeep Wrangler di antara model-model terbarunya. Meskipun Wrangler yang baru tidak menyimpang jauh dari desain ikonik yang kasar, perusahaan berjanji bahwa mobil tersebut mampu menempuh 30 mil per galon.

Kepemimpinan Marchionne

Fiat Chrysler saat ini sedanga berada di bawah kepemimpinan yang baik dari seorang Marchionne yang mengambil alih Chrysler setelah kebangkrutan pada tahun 2009 dan bergabung dengan Fiat, tepat di depan kemajuan industri yang luas. Dengan memanfaatkan sumber daya kedua perusahaan, kejayaan produsen mobil ini pun dengan cepat kembali. Tetapi pada sisi lain, beberapa ahli industri berpendapat bahwa Fiat Chrysler seharusnya masih perlu bergerak lebih cepat untuk mendapatkan model-model baru.

Keyakinan kuat CEO Fiat Chrysler terhadap perusahaan pembuat mobil yang sekarang memiliki 2.630 dealer ini telah menjadi kekuatan Fiat untuk bertahan setelah kebangkrutan dan tanpa adanya kemitraan dengan pembuat mobil lainnya hingga hari ini.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Fiat Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.