Alibaba dan British Butler Institute Memulai Layanan Valet di Tiongkok

(Business Lounge – Global News) Alibaba Group Holding Ltd. yang dikenal dengan bisnis online yang langsung terhubung dengan pembeli, kini memiliki arah baru dengan menyediakan layanan valet berkelas untuk pelanggan Tiongkok.

Alibaba Group menjalankan sebuah kampanye di Juhuasuan, sebuah situs kelompok pembelian milik Alibaba, setiap hari Jumat sampai Minggu untuk menandai keterlibatannya dalam memasuki layanan valet. Promosi tersebut, hanya berlaku untuk orang-orang di Beijing, Shanghai, dan Hangzhou, terbatas hanya tiga tempat, tetapi berhasil memicu minat kalangan netizens, demikian seperti dilansir oleh WSJ.

Program Layanan Valet Alibaba Menawarkan Pelayanan Berkelas dari Inggris

Pada dasarnya layanan valet merupakan sebuah layanan yang diberikan berdasarkan tuntutan pelanggan. Pelayanan ini diberikan untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan karena itu seringkali melibatkan personal attention.

Pelanggan Alibaba yang memesan paket online senilai 1.999 yuan (USD 313) dapat menikmati layanan valet selama satu hari yang ditawarkan oleh Gary Williams yang suatu kali pernah melayani mantan perdana menteri Inggris, Margaret Thatcher dan anggota lain dari keluarga kerajaan Inggris.

Williams, kepala dari British Butler Institute, sebuah sekolah pelatihan valet, akan mengunjungi rumah pembeli dan menawarkan layanan seperti manajemen rumah, perencanaan kegiatan keluarga, dan pembinaan cara makan, demikian dilansir oleh WSJ.

Keterlibatan British Butler Institute di Tiongkok

Williams sebelumnya pernah membawa pelatihan eksklusif untuk Tiongkok dengan program satu hari di Shanghai, Beijing, dan Hangzhou. Setiap kursus etiket, yang meliputi ‘Full British Butler Experience‘ terbatas untuk tiga pelanggan dengan biaya 1.999 yuan per orang.

Siswa yang menyelesaikan kursus empat minggu senilai 4.890 poundsterling di British Butler Institute menerima lima sertifikasi, termasuk sertifikasi Butler, sertifikasi Mixology, sertifikasi Cooking, sertifikasi Flower Design, dan sertifikasi Roasting. Kursus bisa dibeli melalui Juhuasuan.

Layanan Valet sedang Berkembang di Tiongkok

Kampanye ini muncul di tengah-tengah berkembangnya keinginan orang-orang di kalangan masyarakat kelas menengah Tiongkok terhadap layanan yang lebih baik. Berkat popularitas drama BBC – Abbey Downton dan Jeeves, serta valet klasik yang sangat kompeten dalam buku P.G. Wodehouse, telah membantu meningkatkan ketertarikan terhadap layanan serupa di Tiongkok.

Fang Peterson, orang yang bertanggung jawab atas bisnis Inggris Butler Institute di Tiongkok, mengatakan bahwa layanan valet masih dalam masa pertumbuhan di Tiongkok, tetapi permintaan meningkat dengan baik. Meningkatnya jumlah orang kaya di Tiongkok menawarkan prospek yang baik untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Tiongkok memiliki lebih dari 1 juta orang dengan aset di atas 10 juta yuan.

Meskipun tidak ada data yang tersedia untuk menggambarkan kepopularitasan valet di Tiongkok, sumber industri mengatakan berkat permintaan yang meningkat, sebuah valet khas dapat memperoleh sebanyak 20.000 yuan per bulan, lebih dari tiga kali lipat gaji rata-rata di Beijing, demikian seperti dilansir oleh China Economic Net.

Peterson sangat optimis terhadap pasar Tiongkok. Peningkatan kelas menengah di Tiongkok menuntut layanan yang lebih baik, namun masalahnya adalah hanya ada beberapa kepala pelayan yang berkualitas di Tiongkok. Butler yang berkualitas harus memiliki pengetahuan yang luas mengenai anggur, peralatan makan yang baik dan kristal, serta harus dapat bekerja dengan baik di taman, dapur, dan banyak lagi.

Kerjasama antara BBI dan Alibaba Kedepannya

Menurut Peterson, BBI (British Butler Institute) akan meluncurkan flagship store di platform belanja online Alibaba. Namun, belum memutuskan apa layanan akan dipindahkan secara online, katanya. Salah satu pilihan yang mungkin adalah pembelian bersama, seperti memungkinkan puluhan keluarga untuk menyewa satu butler yang berkualitas untuk menyediakan kelas pelatihan etiket.

Alvin Wiryo Limanjaya/VMN/BL/Contributor
Editor: Ruth Berliana
Image: businesslounge