Jet Anywhere, Konsumen Senang – Retailers Mengerang

(Business Lounge – Global News) Jet.com adalah situs perbelanjaan baru yang menawarkan diskon secara signifikan yaitu hingga 15 persen. Kondisi ini juga melebihi situs e-commerce lainnya. Situs ini membawakan produk dalam 16 kategori utama, termasuk kesehatan dan perawatan pribadi, kecantikan, rumah tangga, komputer dan elektronika, furniture, mainan dan video games, serta perlengkapan kantor.

Menurut pendiri Jet, Marc Lore, harga Jet rata-rata, akan lebih murah 5-6% daripada harga di situs web lain. Jet mendapat potongan dari retailers pada setiap penjualan dan akan menggunakannya untuk mendanai diskon awal pada semua produk yang dapat dilihat pelanggan. Jet mengatakan hal itu bertujuan untuk membuat uang murni dari biaya keanggotaan.

Sistem Jet

Biaya keanggotaan dimaksudkan untuk menjadi satu-satunya sumber keuangan Jet. Sehingga tujuan perusahaan tersebut adalah untuk menarik jutaan orang dengan produk yang lebih murah, baik dijual melalui gudang sendiri atau melalui mitra di situsnya yang salah satunya adalah Toys ‘R’ Us Inc. Sebagai tambahan insentif, Jet menawarkan program afiliasi dengan link ke ratusan retailer dan menghadiahi anggotanya ketika mereka mengklik link dan kemudian melakukan pembelian.

Maksud dari ‘Pengembalian Uang’

Program yang dimaksud adalah ketika merek retailer muncul di bawah bagian dari situs Jet yang disebut “Jet Anywhere.” Pada pekan lalu, Jet mendaftar situs dari 640 retailers sebagai bagian dari program ini, setelah menambahkan puluhan retailer kecil dalam beberapa hari terakhir.

Jet biasanya mengembalikan 80% dari komisi yang diterimanya kepada anggotanya dalam bentuk “Jet Cash.” Pelanggan dapat menggunakan kredit Jet Cash tersebut untuk membeli item yang dijual melalui Jet.com. Untuk mendapatkan kredit mereka mengirim email konfirmasi kembali ke Jet untuk membuktikan bahwa mereka telah melakukan pembelian.

Permasalahan dengan Retailers Besar

Puluhan retailer terbesar seperti Macy Inc., Amazon.com Inc., dan Home Depot Inc. telah dengan cepat pindah untuk memisahkan diri dari situs ritel diskon baru Jet.com.

Para retailer mengeluh kepada Jet.com setelah menemukan bahwa di website Jet ditempatkan link yang mengarahkan ke situs mereka tanpa izin yang menjanjikan akan mengembalikan uang anggotanya bila melakukan pembelian setelah mengklik link.

Perbandingan terhadap situs Jet pada 1 Juli dan pada hari Selasa memperlihatkan bahwa ada lebih dari 100 merek yang dimiliki oleh setidaknya 70 perusahaan yang berbeda telah tarik dari Jet.com.

Perusahaan kelas besar dengan beberapa merek yang link-nya telah ditarik dari Jet antara lain adalah Wal-Mart Stores Inc., Gap Inc., Walgreens, Williams-Sonoma Inc. dan L’Oréal SA.

Walaupun mendapat banyak keluhan Jet.com bersifat kooperatif dalam menghilangkan logo perusahaannya setelah diminta untuk melakukannya.

Apakah Pendapat dari Pihak Jet?

Liza Landsman, kepala petugas customer Jet, mengatakan beberapa pedagang meminta merek mereka dihapus karena mereka tidak senang dan melihat Jet sebagai pesaing, sementara yang lain bersikeras Jet menegosiasikan kesepakatan dengan mereka terlebih dahulu. Kelompok pedagang lain tidak menyadari permasalahan ini, tetapi senang karena Jet bisa mengarahkankan jalur perdagangan langsung kepada mereka.

Jet Anywhere merupakan cara untuk mendorong retailer lain untuk menjual produk secara langsung melalui Jet dengan menunjukkan bahwa situs tersebut dapat membawa mereka kepada pelanggan.

Banyak perusahaan yang mereknya telah dihapus dari program Jet Anywhere tidak menyadari bahwa brand mereka terdaftar di situs ketika dihubungi oleh The Wall Street Journal.

Respon dari Para Retailers

Juru bicara dari Wal-Mart, Walgreens, Target Corp, Staples Inc., dan Estee Lauder Cos., yang semuanya link-nya dihapus dari Jet Anywhere tidak mengakui Jet sebagai mitra. Sementara juru bicara untuk perusahaan perawatan kulit Kiehl’s, sebuah unit dari L’Oréal, menyatakan bahwa Kiehl’s telah meminta untuk mengakhiri hubungan kerja sama langsung sebagai prosedur.

Williams-Sonoma dan Neiman Marcus menolak untuk berkomentar. Sedangkan Amazon dan Gap tidak menanggapi ketika diminta untuk berkomentar.

Alvin Wiryo Limanjaya/VMN/BL/Contributor
Editor: Ruth Berliana
Image: jet.com