Ya, Itu Adalah Pecahan Sayap MH370

(Business Lounge – Global News) Sebuah potongan pecahan sayap pesawat yang ditemukan di Pulau Reunion di Samudera Hindia, telah diperiksa. (Baca: Ditemukan yang Diduga Potongan MH370). Penjelasan pun telah didapatkan dan dikonfrimasikan bahwa benar potongan tersebut adalah bagian dari pesawat MH370 yang telah menghilang dengan cukup lama, demikian dikatakan pejabat Malaysia seperti dilansir oleh WSJ.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memberikan pernyataan singkat pada Kamis (6/8) dan mengkonfirmasikan asal potongan pesawat tersebut dalam sebuah pernyataan singkat. Pemerintah Prancis yang menguasai Pulau Réunion pun langsung menjaga situs ditemukannya pecahan pesawat MH370.

Harapan Terpecahkannya Teka Teki

Potongan ini telah menjadi bukti nyata untuk pertama kalinya yang diharapkan dapat menguak 17 bulan hilangnya MH370 walaupun mungkin tidak dapat menghasilkan petunjuk tentang penyebab kecelakaan secara jelas. Para ahli akan tetap meneliti untuk mencoba mengetahui bagaimana pecahan ini terpisah dari badan pesawat. Juga berharap didapatkannya jawaban atas teka-teki fundamental penerbangan: Bagaimana sebuah jet canggih yang terbang dalam cuaca tenang, dapat berhenti berkomunikasi dengan dunia luar, dan terbang ribuan mil di atas Samudera Hindia? Walaupun mereka pun belum begitu yakin akan mendapatkan jawabannya.

Ahli keamanan mengantisipasi, termasuk pemeriksaan mikroskopis dan ultrasonik untuk mencoba menentukan dengan tepat kekuatan apa yang dapat memecahkan sayap.

Mengharapkan Penemuan Lainnya

Untuk menjawab pertanyaan itu, peneliti harus mencari bagian lain dari pesawat, terutama “kotak hitam,” jet yang merekam percakapan di kokpit dan data penerbangan. Bagian-bagian yang mungkin tergeletak di suatu tempat di bagian bawah Samudera Hindia di bawah ribuan kaki air, demikian dikatakan peneliti. Australian ocean modeling telah menunjukkan bahwa beberapa puing dapat melayang ribuan mil menuju barat ke arah Pulau Réunion dari daerah mana peneliti percaya pesawat itu jatuh. Pemeriksaan sayap yang dilakukan pada Rabu (5/8) dihadiri oleh Pejabat Prancis, Malaysia, Australia, Tiongkok, dan AS di laboratorium militer berteknologi tinggi di dekat Toulouse di barat daya Prancis.

Namun, potongan, yang terdampar di pulau milik Prancis ini yang terletak sekitar 500 mil di lepas pantai timur Madagaskar, memberikan harapan baru untuk penyelidikan justru pada saat pejabat Australia berpikir akan mengakhiri pencarian jet yang telah berlangsung lebih dari setahun dengan biaya yang mahal dan upaya yang dikatakan sia-sia.

Dukacita bagi Keluarga Penumpang MH370

Penemuan puing-puing telah membangkitkan kembali suasana dukacita bagi mereka yang kehilangan orang yang dicintai pada penerbangan tersebut.

“Ini memang terobosan besar bagi kita dalam menyelesaikan hilangnya MH370,” demikian dikatakan perwakilan Malaysia Airlines seperti dilansir oleh WSJ. “Kami berharap dan berharap bahwa akan ada lebih banyak objek yang akan ditemukan, yang akan dapat membantu menyelesaikan misteri ini.”

nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Antara