(kiri ke kanan) Pemimpin partai koalisi minor Independent Greeks Panos Kemenos, Perdana Menteri Alexia Tsipras, Presiden Yunani Prokopis Pavlopoulos, pelaksana tugas pemimpin partai konservatif New Democracy Vangelis Meimrakis dan pemimpin kiri-tengah partai To Potami Stavros Theodorakis mengikuti rapat pemimpin politik di Istana Kepresidenan di Athena, Senin (6/7). Penolakan Yunani terhadap paket penyelamatan dari kreditur, melemparkan kesempatan bagi Yunani untuk tetap menjadi anggota zona euro dan lebih jauh dalam keraguan serta kebuntuan dengan pemberi pinjaman. ANTARA FOTO/REUTERS/Alkis Konstantinidis.

Euro Summit Hasilkan 5 Pernyataan, Prancis Pertahankan Yunani

(Business Lounge – Global News) Pada Selasa (7/7) yaitu pada pertemuan puncak Euro Summit yang berlangsung di Brussels, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk membacakan pernyataan bersama antara para pemimpin zona euro mengenai beberapa hal yang terkait dengan krisis di Yunani saat ini.

Adapun 5 pernyataan tersebut adalah:

1. Bahwa pemerintah kawasan euro telah mengadakan pertemuan serius untuk mendiskusikan situasi serius yang melanda Yunani dan para pemimpin tersebut siap untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk menjamin stabilitas keuangan kawasan euro secara keseluruhan.

2. Setelah diadakannya referendum Yunani, Perdana Menteri Tsipras berkomitmen untuk menyajikan permintaan baru dalam bentuk program dengan kerangka yang ditetapkan dalam European Stability Mechanism, termasuk persyaratan kebijakan yang ketat.

3. Para pemimpin negara di kawasan Eropa akan segera mengkaji kemungkinan untuk membangun sebuah dasar untuk menemukan kesepakatan yang menghormati komitmen dan peraturan umum yang ada.

4. Paling lambat pada hari Kamis, 9 Juli 2015, Pemerintah Yunani akan menetapkan proposal agenda reformasi yang komprehensif dan spesifik secara detil untuk dikaji oleh tiga lembaga yang akan disajikan ke Euro Group.

5. Pertemuan Dewan Euro dengan Kepala Negara atau Pemerintah Yunani akan dilangsungkan pada hari Minggu, 12 Juli 2015.

Tusk juga mengatakan bahwa ia berharap semua pemimpin negara yanghadir dapat berbagi tanggung jawab untuk adanya kondisi status quo. Ia pun meminta semua pemimpin untuk mencoba menemukan konsensus, yang akan membawa kepada kesuksesan bersama, tanpa ada yang kalah atau yang menang. Jika hal ini tidak terjadi itu akan berarti akhir dari negosiasi dengan segala konsekuensi yang mungkin, termasuk skenario terburuk, saat semua pemimpinlah yang akan kalah.

Ketidakmampuan para pemimpin untuk menemukan kesepakatan dapat menyebabkan kebangkrutan Yunani dan kebangkrutan sistem perbankan dan yang pasti, itu akan sangat menyakitkan bagi orang-orang Yunani. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi semua Eropa juga dalam arti geopolitik. Namun kenyataan pahit adalah bahwa hanya tersedia lima hari untuk menemukan kesepakatan akhir. Apa yang terjadi pada Yunani merupakan tanggung jawab semua pemimpin negara-negara di zona Eropa.

Selain itu, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan bahwa mempertahankan Yunani untuk tetap ada pada zona eropa adalah prioritas geopolitik untuk Eropa dan bahwa setiap pembangunan yang melemahkan Yunani akan berdampak pada ekonomi global. “Mempertahankan Yunani pada zona Eropa dan tepatnya ada pada jantung Eropa dan Uni Eropa adalah sesuatu yang geostrategis dan geopolitik yang paling penting,” demikian Valls mengatakan seperti dilansir oleh Reuters.”Membiarkan Yunani untuk keluar dari zona Eropa akan menjadi pengakuan atas ketidakmampuan dan Prancis menolak itu,” demikian ditambahkan Valls yang menyatakan bahwa kesepakatan antara Athena dan kreditor akan segera terealisasi.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Antara