(Business Lounge – Lead and Follow) Di kantor sering terdengar para pegawai memperbincangkan pimpinan mereka dan biasanya dari beberapa orang pemimpin mereka, salah satu ada yang mereka juluki “pemimpin favorit”. Menjadi pemimpin favorit kedengarannya menyenangkan dan terbayang pasti disukai oleh semua orang. Tidak terkesan galak dan tidak juga terkesan kaku. Pastilah orangnya suka memperhatikan orang lain dan nyaman untuk diajak bicara. Itulah kesan yang muncul dari seorang pemimpin favorit. Namun apakah pemimpin favorit adalah yang terbaik? Jawabannya? Belum tentu!

Saya yakin sebagai seorang pemimpin, pastilah Anda memiliki nilai-nilai yang dapat diteladani oleh tim Anda dan kehidupan Anda menjadi inspirasi bagi banyak orang. Namun demikian, menjadi seorang pemimpin favorit sebenarnya berada di tempat yang banyak jebakannya bahkan membuat Anda dituntut untuk menyenangkan semua orang.

Trap & Tips

Apa sajakah yang menjadi jebakan bagi seorang pemimpin favorit? Berikut ini adalah beberapa trap yang harus Anda hindari dan tips menghadapinya.

1. Turtle Trap

Karena ingin menyenangkan semua orang, Anda menjadi lambat mengambil keputusan. Anda menginginkan keputusan yang terbaik untuk semuanya, namun untuk itu semua harus dengan kehati-hatian agar tidak ada pihak yang dikorbankan. Dalam hal ini Anda harus menyadari bahwa waktu pengambilan keputusan tidak boleh terlalu lama agar masalah tidak berlarut atau peluang tidak hilang. Kecepatan Anda membuat keputusan bijak sebagai pemimpin sangat diperlukan dan terkadang mau tidak mau, tidak dapat memuaskan semua orang.

2. Sweet Puppet Trap

Demi menyenangkan orang lain, maka Anda membiarkan diri Anda mengikuti keinginan para pengikut. Tanpa Anda sadari, Anda sudah disetir oleh pengikut Anda. Bila hal ini terjadi, sebenarnya Anda bukanlah lagi seorang pemimpin. Anda hanyalah sebuah boneka yang dipermainkan pengikut Anda. Tanpa ketegasan dan integritas diri, Anda akan sulit melepaskan diri dari situasi seperti ini. Jadilah tegas, memiliki kepribadian, memegang integritas Anda, walaupun hal itu mungkin akan bertentangan dengan orang lain dan membuat popularitas Anda turun .

3. Fair & Justice Trap

Sebagai pemimpin favorit, Anda ingin selalu terlihat fair terhadap semua orang dan terlihat adil. Sebetulnya hal ini baik, tapi hati-hatilah karena fair & justice harus berdasar, harus rasional dan dapat berlaku sama terhadap siapapun. Pemimpin yang sejati mungkin akan di-complain oleh para pengikut yang merasakan ketidakadilan. Seringkali karena ingin menjadi the most favourite, maka seorang pemimpin menggunakan rasionya sendiri dengan perasaan dan pikiran sendiri tanpa dasar. Anda akan terjebak. Jika perusahaan Anda menggunakan SOP (Standard Operating Procedure) & KPI (Key Perfomance Index) maka hal ini dapat menjadi acuan untuk memberikan  penilaian yang fair & justice kepada bawahan Anda.

4. Post Power Syndrome

Rata-rata pemimpin favorit dielu-elukan banyak orang, dikagumi, dan dicintai. Ketika tiba masa pensiun atau berhenti bekerja, maka Anda menjadi merasa kehilangan semua itu dan dapat saja mulai labil secara kejiwaan. Untuk menghindari hal ini, cukup dengan menyadari saja bahwa pemimpin sejati tak lekang oleh waktu, kepemimpinan adalah bagian dari hidup dan Anda tetap dapat mempengaruhi banyak orang dengan sikap, integritas, cara hidup Anda yang luar biasa dan tentu menyadari bahwa life must go on. Kehilangan posisi tidak berarti kehilangan segalanya.

Semoga bermanfaat bagi para pemimpin agar tidak jatuh dalam jebakan dan selamat memimpin!

Vera Herlina Vera Herlina/VMN/BL/Managing Partner Leadership, Entrepreneurship and Strategic Management Vibiz Consulting