(Business Lounge – Lead and Follow) – Sejak dari awal suatu bisnis berdiri, umumnya para pemimpin sudah menetapkan dan menanamkan budaya serta nilai yang penting bagi bisnis tersebut. Namun, seringkali budaya dan nilai tersebut makin pudar dimakan waktu. Oleh karena itu, pemimpin perlu untuk memastikan bahwa budaya dan nilai yang mereka tanamkan benar-benar diterapkan dengan baik di lingkungan kerja.

Sejak awal, biasanya pemimpin sudah berusaha menanamkan budaya dan nilai yang positif dalam perusahaannya. Ini merupakan tantangan yang tersendiri, karena tentunya masing-masing individu mungkin memiliki budaya dan nilai yang berbeda-beda. Budaya dan nilai positif ditanamkan baik melalui cara formal seperti training karyawan atau tulisan (piagam), hingga cara informal seperti melalui interaksi dan komunikasi sehari-hari.

Meskipun pemimpin organisasi sudah berusaha untuk menanamkan budaya dan nilai positif, jika hal ini tidak dilakukan secara terus menerus, maka hal ini bisa pudar. Salah satu kasus yang saya temukan adalah, salah satu perusahaan yang sering memenangkan penghargaan dalam Knowledge Management dan katanya sangat menghargai learning, nyatanya salah satu oknum karyawannya justru tidak bersedia untuk sharing knowledge kepada rekan yang lainnya. Mungkin saja ini hanya kasus yang disebabkan salah satu oknum, namun bukan tidak mungkin hal ini terjadi pada mayoritas karyawan ataupun bahkan di perusahaan Anda juga.

Yang ingin saya tekankan adalah, pemimpin perlu untuk memperhatikan apakah budaya dan nilai yang mereka tanamkan benar-benar diterapkan di lapangan dan dalam interaksi sehari-hari baik antar rekan kerja, pelanggan, hingga stakeholders lainnya.

Salah satu caranya adalah dengan mengikutsertakan komponen budaya dan nilai dalam penilaian kinerja. Penilaian kinerja tidak hanya diberikan oleh atasan saja, karena karyawan mungkin punya perilaku yang berbeda ketika dengan atasan. Lakukan pula penilaian kerja oleh rekan-rekan kerja, atau disebut dengan peer appraisal, sehingga penilaian kerja lebih obyektif dan menyeluruh. Rekan-rekan kerja akan turut memberikan penilaian mengenai bagaimana penyerapan budaya dan nilai-nilai dalam suatu lingkungan kerja.

Selain itu, ketika pemimpin melakukan komunikasi dan interaksi langsung dengan karyawan, maka pemimpin akan bisa mendapatkan gambaran mengenai bagaimana penyerapan budaya dan nilai-nilai dalam perusahaannya.

iin3Endah Caratri/VMN/BL/Managing Partner Property Division

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.