Fiat Chrysler Ungkapkan Kemungkinan Merger dengan GM

(Business Lounge – Business Insight) CEO General Motors Co, Mary Barra mengatakan pada hari Selasa (9/6) bahwa CEO produsen mobil Fiat Chrysler, Sergio Marchionne mengirim email mengusulkan adanya potensi merger dan bahwa dewan direksi GM memberi “dukungan kuat” untuk strategi ini dapat terselenggara.

Marchionne telah melakukan kampanye untuk membujuk saingan dan investornya ini bahwa industri otomotif membutuhkan putaran konsolidasi. Usulan Marchionne ini kemudian sangat ditelaah oleh pihak manajemen dan dewan direksi GM termasuk dengan meninjau kembali komitmen untuk rencana ini dan mendapati adanya dukungan yang kuat, demikian dikatakan kata Barra saat briefing media menjelang pertemuan tahunan produsen mobil itu.

Dalam komentar akhir bulan lalu, Marchionne dan Chairman FCA John Elkann mengatakan mereka telah mengulurkan tangan untuk para saingannya, terutama GM. CEO GM menegaskan kembali tujuan dari 10 persen margin Amerika Utara pada tahun 2016 untuk menjangkau dan melindungi nilai dana dan investor aktif untuk membantu membujuk General Motors Co untuk menyetujui merger, demikian dilaporkan Wall Street Journal.

Marchionne mengatakan produsen mobil harus berkolaborasi untuk mencapai skala ekonomi yang lebih ketika mereka mengembangkan kendaraan baru dan teknologi yang dibutuhkan untuk memenuhi mandat yang lebih ketat berkaitan dengan emisi di pasar kendaraan secara global.

Elkann, menanggapi pertanyaan tentang apakah FCA akan mempertimbangkan perseteruan dengan GM, sambil mengatakan bahwa perusahaan akan “bertindak dengan tekad jika ada prasyarat untuk melakukan sesuatu yang masuk akal”.

Barra, dalam sambutannya tidak menanggapi langsung tawaran dari FCA, tapi hal ini telah menjelaskan bahwa dia tidak tertarik untuk membuat suatu kombinasi.

“Kami bergabung dengan diri kami sendiri,” demikian dikatan Barra, sebagai sebuah referensi atas tahun-tahun usaha oleh eksekutif GM untuk mengkonsolidasikan tumpang tindih, duplikasi mesin, transmisi, dan kendaraan dalam model perusahaan lineup global. “Kami fokus pada rencana kami,” demikian dikatakan Barra. “Kami telah berskala. Kami telah memanfaatkan kesempatan yang tepat.”

Pada isu yang terpisah, Barra mengatakan GM telah “bekerja sama sepenuhnya” dengan Departemen Kehakiman AS untuk melakukan investigasi lebih dari satu dekade atas terjadinya keterlambatan mengingat kendaraan yang dilengkapi dengan saklar pengapian rusak. Switch bisa menyusup keluar dari jangka posisi secara tidak sengaja, kekuatan untuk airbag, steering, dan memotong sistem lainnya. Dana kompensasi yang didirikan oleh GM telah melakukan pembayaran sehubungan dengan 111 kematian terkait dengan cacat.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana