UKM Rambah Pasar E-Commerce di Indonesia

(Business Lounge – Business Insight) Seperti banyak penelitian yang mengatakan bahwa Indonesia adalah pangsa e-Commerce terbesar dunia maka demikianlah fakta yang ada. Merujuk pada data yang ada, bisnis yang menggunakan internet untuk penjualan, pemasaran, dan iklan memiliki kesempatan untuk memperluas akses pasar sebesar 60% dalam negeri, 16% untuk luar negeri, selain itu juga menghemat 71% biaya iklan, dan 64% lebih murah untuk biaya distribusi. Berdasarkan hasil riset pada tahun 2011 juga dapat disimpulkan bahwa UKM yang menggunakan teknologi online web dapat berkembang hingga 2x lebih cepat.

Berdasarkan data dan kesimpulan di atas maka dapat disimpulkan bahwa tidak dapat dipungkiri dengan meningkatkan jumlah UKM Indonesia yang mengadopsi e-Commerce dalam mengembangkan usahanya menjadi sangat krusial, terutama dalam keadaan ekonomi saat ini yang cukup sulit bagi para pelaku usaha.

Sebagai salah satu implementasi program edukasi yang telah diuraikan di atas, pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2015 bertempat di Plaza Bapindo lantai 9 Jakarta, didukung oleh Sprint Asia Technology dan Blanja.com – idEA mengadakan expo e-commerce dan seminar yang menghadirkan lebih dari 30 pembicara dari pakar berbagai bisnis model seperti market place, online retail termasuk mitra e-commerce yaitu perusahaan logistik, iklan baris, payment gateway, perbankan, hingga pakar pada bidang media sosial dan perusahaan investasi (venture capital). Salah satu yang juga menjadi tujuan acara ini adalah membuka akses bagi para UKM Indonesia untuk terhubung dengan pihak-pihak yang dapat turut mengembangkan usaha mereka melalui jalur online. Selain itu hadir juga beberapa Media Partners diantaranya : Vibiznews, Marketeers, SWA, SmartFM, SeputarUKM dan Startup Bisnis.

Seminar yang berjudul Indonesia UKM: Scale UP! ini juga didukung oleh 20 perusahaan e-commerce besar seperti : Baidu, Blibli, Bukalapak.com, CBN, Doku, Elevenia, JNE, OLX, Tokopedia dan masih banyak lagi perusahaan yang turut menjadi sponsor kegiatan ini.

William Tanuwijaya yang menjadi salah satu pembicara dalam seminar tesebut memberikan spirit yang baru bagi peserta seminar yang umumnya para pelaku UKM dan e-commerce untuk terus mengejar apa yang menjadi impian dalam bisnis yang mereka jalani. William pun mengisahkan bagaimana perjuangannya selama 6 tahun menjadikan tokopedia  salah satu e-commerce terbesar seperti sekarang ini. Dalam perjuangannya selama 6 tahun, William, Co Founder & CEO Tokopedia memiliki tiga moto hidup dalam memulai bisnisnya, yaitu keberanian, kegigihan, dan harapan.

Itu sebabnya, pelaku usaha kecil menengah (UKM) dihimbau untuk melebarkan sayapnya merambah ke pasar global. Di era terus berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, pemasaran produk UKM secara global sangat mungkin dilakukan. Karena itu tidak ada alasan untuk tidak meningkatkan kapasitas UKM sebagai bagian penting rantai nilai perdagangan global. Caranya dengan memberikan fasilitas kebijakan yang tepat, pemasaran produk efektif, dan penyediaan akses pendanaan yang memadai.  So, ini saatnya UKM Go Online!

​Dewi Lajolie/VMN/BL/Operation Head – Batikweb.co
Editor: Ruth Berlianaa