Mengapa Harus Membatasi Jumlah Keputusan?

(Business Lounge – Empower People) Salah satu hal yang bisa memicu stress bagi para bisnisman adalah banyaknya keputusan yang harus diambil setiap harinya, seperti keputusan untuk menentukan apakah akan memakai karyawan magang atau karyawan full time, apakah akan melakukan ekspansi atau bertahan dengan yang sudah ada, atau apakah akan melakukan diversifikasi produk atau tidak. Hal ini tentu saja akan selalu datang setiap hari dalam pekerjaan mereka.

Sejumlah penelitian mengenai kelelahan keputusan (decision fatigue) yang dilakukan pada beberapa tahun terakhir ini, menemukan bahwa kualitas keputusan yang Anda ambil akan berkurang sebanding dengan batas energi pengambilan keputusan yang terpakai. Semakin banyak keputusan yang Anda buat maka semakin kecil kemungkinan Anda untuk membuat keputusan yang baik. Hasil penelitian ini memberikan masukan yang penting bagi manager di setiap perusahaan untuk membatasi jumlah keputusan yang harus diambil per harinya, karena terlalu banyaknya jumlah keputusan yang harus diambil akan beresiko pada pengambilan keputusan yang salah.

Penelitian menemukan bahwa sesudah sehari penuh menjalani keputusan makanan sehat sepanjang hari, orang sering tergoda untuk menyerah dengan memilih makanan yang tidak sehat di malam hari, ketika mereka dalam kondisi lelah dan lapar. Demikian juga Anda akan lebih mungkin untuk mengambil sebuah keputusan yang buruk dalam pekerjaan atau bisnis Anda, setelah melalui sehari penuh dengan ratusan pilihan yang harus Anda ambil. Karena itu penting bagi Anda untuk mengurangi jumlah keputusan yang harus Anda ambil, khususnya untuk hal-hal sepele, sehingga otak Anda dibebaskan untuk memikirkan hal-hal yang jauh lebih penting.

Setelah yang telah saya tuliskan sebelumnya, (Baca: Tips Mengurangi Jumlah Keputusan Harian Yang Harus Anda Ambil), bahwa hal inilah yang dilakukan oleh beberapa orang sukses, Steve Jobs misalnya dikenal selalu mengenakan pakaian yang sama setiap harinya sehingga ia tidak perlu berpikir apa yang harus ia kenakan.Tim Ferriss selalu sarapan dengan menu sehat yang sama setiap harinya jadi ia tidak perlu berpikir makanan apa yang harus disiapkan. Obama membatasi setelan jasnya dengan warna biru dan abu-abu untuk mengurangi keputusan yang harus ia ambil. Presiden Barack Obama juga berusaha mengurangi beban mental dari pengambilan keputusannya, dengan merespon emailnya dengan jawaban setuju, tidak setuju dan diskusikan. Mereka berusaha menyingkirkan keputusan-keputusan sepele mengenai apa yang mereka makan atau pakai karena ada banyak hal yang jauh lebih penting lainnya yang harus mereka putuskan. Ketika menentukan tugas-tugas yang ingin didelegasikan, manajer dari segala ukuran perusahaan harus selalu mempertimbangkan beban mental dari tugas yang ingin didelegasikan ini, selain mempertimbangkan biaya keuangannya. Menurunkan beban mental Anda berarti menambahkan lebih banyak ruang untuk anda bertumbuh dalam peran anda saat ini.

Nah bagaimana dengan Anda? Pertimbangkanlah keputusan-keputusan apa yang bisa Anda kurangi, dengan demikian anda akan menjadi lebih produktif dan fokus pada keputusan-keputusan penting yang harus Anda ambil.

Rebecca HayatiRebecca Hayati/VMN/BL/Managing Partner E-Commerce