(Business Lounge – Business Insight) – Lenovo Group Ltd membukukan laba bersih yang lebih baik daripada yang diperkirakan pada kuartal pertama karena boomingnya penjualan atas komputer pribadi, smartphone dan server, demikian disampaikan vendor PC terbesar dunia tersebut kemarin.

Dalam tiga bulan pertama, laba bersih Lenovo mencapai US $ 100 juta, turun 37 persen dari tahun lalu, namun masih di atas perkiraan analis yang diperkirakan sebesar US $ 91,6 juta dilansir dari Shanghaidaily.

Laba bersih dipengaruhi oleh fluktuasi mata uang dan biaya audit sebesar US $ 94 juta untuk mengakuisisi Motorola Mobility dan bisnis server chip IBM, disampaikan oleh Lenovo.

Pendapatan Lenovo untuk periode ini naik 21 persen menjadi US $ 11,3 miliar di tengah boomingnya PC dan penjualan ponsel.

Kuartal ini juga merupakan periode pelaporan penuh Lenovo yang pertama yang termasuk di dalamnya hasil dari pembelian Motorola Mobility dari Google sebesar US $ 2,9 miliar, yang membuatnya pembuat smartphone dunia No 3. setelah Samsung dan Apple.

“Kami telah menjadi perusahaan yang menawarkan perangkat dan layanan bagi konsumen di era Internet Plus,” Yang Yuanqing, Chairman Lenovo, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Bisnis PC Lenovo memiliki pendapatan US $ 7,2 miliar di kuartal ini. Secara global, pangsa pasar Lenonvo adalah 19,5 persen mengokohkannya di  posisi terdepan untuk sektor ini, menurut International Data Corp, sebuah perusahaan riset yang berbasis di AS.

Pada kuartal ini, kelompok bisnis mobile Lenovo memberikan kontribusi pendapatan sebesar US $ 2,8 miliar. Untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret, Lenovo menjual 76 juta smartphone.

Bisnis perusahaan, termasuk server dan layanan terkait, memberikan kontribusi US $ 1,1 miliar di kuartal ini. Lenovo bertujuan untuk menghasilkan US $ 5 miliar per tahun di segmen ini setelah membayar US $ 2,3 miliar untuk membeli low-end bisnis server chip IBM.

Arum/Journalist/VMN/BL
Editor: Iin Caratri

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.