(Business Lounge – Wise Man Says)

Anne Avantie, Perancang Busana Indonesia.

Sebagai seorang pelaku industri fashion tradisional yang sangat terkait dengan batik, Anne Avantie menyadari benar bahwa adanya mata rantai yang saling berhubungan untuk memajukan batik.

“Pengrajin batik tidak dapat berdiri sendiri. Setiap manusia memiliki sebuah mata rantai yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Mulai dari pengrajin, UKM, peran serta perancang Indonesia, untuk bersama-sama bahu membahu memajukan batik di mata dunia.”

Anne Avantie selalu berupaya untuk melestarikan batik dan kebaya sebagai kekayaan Bangsa Indonesia.

“Kalau kita merasa memiliki maka kita akan merasa bagaimana kita mampu mengembangkan dan memelihara. Ketika kebaya saya di-cloning dari Sabang sampai Merauke, dari kelas kambing sampai kelas kakap, dari penjahit sampai butik, semua itu buat saya merupakan saluran berkat bagi banyak orang dan saya sungguh bersyukur untuk itu. Sebuah industri akan menjadi banyak dan besar ketika banyak pihak memberikan kontribusi, kemudian ketika banyak pihak mulai menggeliat memberikan area untuk berkembang dan pemerintah dengan sigap menangkap mana yang peru dikembangkan dan maka yang perlu dibenahi dan mana yang sudah dapat berdiri sendiri dalam arti kata kemandirian.” 

Bagi Anne, menciptakan kreatifitas adalah sesuatu yang tanpa batas.

“Memiliki sebuah inspirasi adalah sebuah kreatifitas tanpa batas yang mandiri bagi Bangsa Indonesia khususnya pelaku industri. Mari kita berbagi. Melalui berbagi tidak ada yang hilang. Kalau punya kepandaian, kreatifitas dan menginginkan sukses ada di tangan, ini tidak lepas dari garis veritikal dan horisontal yang menghubungkan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan manusia. Di tengahnya adalah sukses. Marilah kita bersama-sama menuju Indonesia yang sukses dan marilah kita bersama-sama berbagi melalui ilmu yang kita punya. Tentunya kreatifitas menjadi inspirasi tanpa batas yang sudah selayaknya kita saling membagi, saling membenahi, saling memiliki, dan saling ikhlas dengan karya-karya yang kita miliki sehingga Indonesia dapat menjadi cakrawala bagi sebuah industri besar yang akan berbicara di tingkat internasional.”

uthe/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana

Leave a Reply

Your email address will not be published.