Prospek Kerja Sama Foxconn dan Sharp Corp

(Business Lounge-Business Today) Foxconn baru-baru ini mengumumkan masih akan terus mendalami kesempatan untuk menjalin kerja sama dan investasi dengan pihak Sharp Corp., yang merupakan penghasil barang elektonik dari Jepang. Upaya ini merupakan langkah untuk memulihkan diri. Salah satu yang akan dieksplorasi adalah persoalan lisensi teknologi.

Pernyataan ini diangkat ke permukaan setelah Weekly Toyo Keizai, media berbasis Tokyo, mengutip wawancara dengan Chairman Foxconn Terry Gou. Dalam laporannya pada Jumat malam maka Weekly Toyo Keizai menjelaskan bahwa perakit barang elektronik terbesar sedunia tersebut hendak menawarkan dukungan finansial bagi Sharp.

Seperti dikutip oleh The Wall Street Journal, “Investasi apapun akan bergantung pada hasil yang menguntungkan bersama. Khususnya, apakah Foxconn akan mendapat hak berpartisipasi dalam manajemen bisnis demi mencapai tujuan bersama atas pertumbuhan yang berkelanjutan serta imbal hasil investasi ”.

Lebih lanjut lagi Terry Gou juga terus berusaha menarik perhatian media Jepang, ditengah usaha untuk mencapai kesepakatan dengan Sharp yang merupakan perintis teknologi liquid crystal display pada televisi dan smartphone.

Sharp sendiri memberi penjelasan bahwa Foxconn belum menghubungi Sharp atau Hon Hai Precision Industry Co (nama dagang resmi Sharp). Sharp akan mempertimbangkan bantuan keuangan. Foxcon bersedia menepati komitmen yang dibuat beberapa tahun lalu dimana Foxconn sepakat membeli saham Sharp senilai 550 yen atau sekitar Rp60 ribu per lembar.

Dalam wawancara yang sudah diterbitkan, Gou mengaku dirinya akan menawarkan kerja sama terbaru dengan Sharp dan bank-bank utamanya pada Maret.

Gou juga membeberkan beberapa rencana kepada media Jepang. Termasuk dengan Weekly Tokyo Keizai dan harian bisnis Nikkei dan menekankan keberhasilannya memulihkan operasi Sharp, melalui akuisisi 50% saham pada tahun 2012.

Selain itu, Gou juga menekankan rasa hormat terhadap Jepang, serta utang-utang ke mentornya di sejumlah perusahaan besar di Negeri Matahari Terbit, seperti Toyota Motor Corp., Panasonic Corp. dan Sony Corp.

Pada bulan Maret tahun 2012, Foxconn yang merakit sebagian besar iPhone dan iPad untuk Apple Inc., sepakat membeli 10% saham Sharp yang senilai 66,9 miliar yen. Tapi kesepakatan ini dibatalkan pada tahun 2013. Keputusan ini menyebabkan  laporan pendapatan Sharp alami penurunan yang cukup tajam.

Febe/VM/BL/Journalist
Editor: Tania Tobing
Image: wikipedia