(Business Lounge – Art) Sebuah pameran sekaligus penggalangan dana sedang digelar di galeri Walhi hendak menyuarakan hati para ibu-ibu Rembang yang telah lebih dari 260 hari berdiam di tenda perjuangan untuk mempertahankan tanahnya, airnya, serta sumber-sumber kehidupannya dari ancaman industri semen. Industri tersebut akan memakan kawasan karst yang merupakan sumber kehidupan petani di sana.

Para ibu diperhadapkan pada kekuatan korporasi yang dikatakan memiliki sumber daya yang begitu melimpah. Ibu-ibu Rembang tetap tidak bergeming berhadapan dengan kekuatan korporasi. Kegigihan perempuan bersama komunitasnya tersirat pada pameran ini.

IMG_9930

IMG_9931

IMG_9932

Walhi dan KPA menyuarakan isi hati para wanita yang berupaya mempertahankan sumber-sumber kehidupan mereka, berupa lahan, sumber daya alam, dan lingkungan sehat terampas. Dikatakan bahwa keadaan perempuan kini, tidak bisa dipisahkan dari sistem ekonomi serta politik yang menempatkan kekayaan alam sebagai komoditas dan dijalankan dengan pembangunan berisiko tinggi.

IMG_9933

Sonang Elyas/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image: Sonang Elyas

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.