(Business Lounge – Art) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), sebuah organisasi yang menaungi 17 juta masyarakat adat di Indonesia menyelenggarakan sebuah pameran foto, pemutaran film, serta diskusi mengenai peran masyarakat adat di Jawa, Sulawesi, dan Papua dalam menjaga hutan. Pameran ini diselenggarakan dengan bekerjasama dengan Indonesia Nature Film Society (INFIS). Sehubungan dengan kerjasama ini juga diluncurkan beberapa seri film perdana di tengah pameran foto dan rangkaian diskusi yang membahas pertanyaan mendasar. Siapa yang akan menjaga hutan kita?

IMG_9806

IMG_9807

IMG_9808

IMG_9809

IMG_9810

IMG_9811

IMG_9812

IMG_9813

IMG_9814

IMG_9815

IMG_9816

IMG_9817

IMG_9818

IMG_9819

IMG_9820

Beberapa rangkaian acara yang disajikan mulai dari pemutaran 5 film perdana, pameran foto, dan penampilan musik dari “Dadang” Pohon Tua. Sedangkan hari ini diselenggarakan sharing “Global Indigenous Movement, The Drumbeat to Paris, UNFCC COP 21″, “Community Mapping and Future of One Map”, screening film “Dayak & Drones” dan “Hutan Aceh”.

Acara menarik lainnya disajikan screening film dari Costa Rica, sharing bersama Candido Mezua dari COONAPIP (perwakilan masyarakarat adat di Amerika Latin). Sedangkan sebuah diskusi mengenai “The Power of Imagery” diselenggarakan bersama Nanang Sujana dan Paul Redman , sharing & learning in creating documentary films project.

IMG_9822

Sonang Elyas/Journalist/VMN/BL
Editor : Ruth Berliana
Foto : Sonang Elyas.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.