Lonely Planet, Dari Kesenangan Menjadi Bisnis Sukses

(Business Lounge – Manage Your Business) Setiap orang yang menyukai jalan-jalan keliling dunia akan mengenal buku Lonely Planet, yang berkisah tentang negara-negara di dunia dengan lugas dan bergaya obrolan santai yang memberikan gambaran suasana, penduduk, makanan, dengan informasi yang dapat dibilang semuanya membumi. Founder Lonely Planet, Tony dan Maureen Wheeler adalah seorang traveler yang berkeliling dunia dan menuangkan kesenangannya menjadi bisnis yang sukses. Pasangan Wheeler ini memiliki bakat alami untuk berkeliling dunia. Tony seorang insinyur yang juga bergelar MBA dari London School of Economics telah keliling dunia sejak masih kanak-kanak karena ayahnya bekerja di maskapai penerbangan. Ketika Tony berusia 10 tahun dia meminta dua hadiah dari orang tuanya, sebuah bola dunia dan lemari arsip untuk menyimpan daftar-daftar dan catatan terperinci perjalanannya. Maureen istrinya, memiliki kesukaan untuk berpergian dan bermimpi untuk menjadi seorang penulis, seorang jurnalis.

Maureen dan Tony bertemu di London, di sebuah bangku Regent’s Park pada tahun 1971. Mereka menikah setahun kemudian dan memulai perjalanan panjang melintasi benua dari London ke Sydney pada tahun 1972. Di Sydney Tony bekerja pada sebuah perusahaan farmasi dan Maureen di sebuah perusahaan pembuat minuman anggur.

Mereka banyak ditanya tentang perjalanan mereka dari London ke Sydney. Di manakah mereka menginap, apa yang mereka lakukan, bagaimana pengalaman mereka – sehingga Maureen membawa pulang mesin ketiknya pada akhir pekan dan pasangan itu mulai menuliskan perjalanan mereka, berdasarkan catatan Tony yang dikumpulkan secara terperinci. Terbitlah buku pertama mereka yang berjudul Across Asia on the Cheap  setebal 6 halaman berharga 1,80 dolar. Pasangan Wheeler memasarkan secara pribadi dan buku itu habis terjual dalam seminggu  dan langsung dicetak ulang.

Sejak itu Tony dan Maureen mulai menabung dan melakukan riset perjalanan mereka berikutnya, sebuah perjalanan yang tidak mudah dan dilalui dengan penuh keputuasaan sampai enam tahun kemudian baru menghasilkan keuntungan. Pada tahun 1981, delapan tahun sejak penerbitan buku pertama, diterbitkan buku panduan setebal 700 halaman tentang India, merupakan best seller yang menggebrak pasar dunia dan memungkinkan pasangan Wheeler membeli sebuah mobil station wagon Mazda berwarna coklat seharga 3.850 dolar AS.

Saat ini sudah lebih dari 80 juta eksemplar buku panduan Lonely Planet telah terjual di seluruh dunia sejak Maureen dan Tony menyadari bahwa ada pasar untuk petualangan mereka yang menyenangkan. Lebih dari 33 tahun kemudian pasangan Wheeler duduk ditampuk pimpinan sebuah perusahaan yang memiliki turnover tahunan senilai 90 juta dolar Australia, lebih dari 400 staf, dan 650 judul buku di pasaran. Buku-buku Lonely Planet kini juga meliput hotel-hotel dan restoran-restoran berkelas.

Pasangan Wheeler terus berkelana ke seantero dunia, tinggal di sebuah rumah yang didesain khusus di tepi Sungai Yara, Melbourne, Australia dan memiliki dua anak yang telah dewasa.

Fadjar Ari DewantoFadjar Ari Dewanto/VMN/BD/Regional Head-Vibiz Research Center