Tahapan Melakukan Follow Up (part 2)

(Business Lounge – Dominate the Market) Setelah artikel saya sebelumnya, saya berharap Anda mulai sependapat dengan saya bahwa sangat penting untuk melakukan follow up. (Baca: Follow Up Sebagai Jembatannya). Ada 3 tahapan yang telah saya sampaikan, yaitu  melakukan follow up setelah penawaran, melakukan follow up ke-2, dan menentukan waktu follow up yang tepat. (Baca: Tahapan Melakukan Follow Up (Part 1)). Namun masih ada 3 tahapan selanjutnya yang akan menggiring Anda kepada hasil akhir “Closing“.

4. Minta waktu untuk presentasi

Ketika mengawali percakapan, hindari untuk langsung menanyakan ketertarikan dalam membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Ada baiknya percakapan diawali dengan kembali memperkenalkan diri dan menanyakan kabar dari calon pembeli. Apabila calon pembeli masih mengingat Anda, berikanlah sedikit kata-kata ekspresi yang menunjukkan bahwa Anda senang dapat menghubungi si calon pembeli tersebut.

Kemudian tanyakan kembali kebutuhan dari calon pembeli yang tentu saja bersinggungan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Dengan demikian Anda akan mengetahui seberapa besar kebutuhan calon pembeli dan seberapa mendesaknya kebutuhan tersebut. Dalam tahapan ini, jika calon pembeli belum dapat memutuskan juga untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan, mintalah waktu untuk bertemu sehingga Anda dapat memperkenalkan produk Anda. Yakinkan calon pembeli bahwa pertemuan ini sangat penting dan dapat menjadi sumber informasi untuk masa kini dan masa yang akan datang. Timbulkan rasa nyaman bahwa pertemuan ini adalah pertemuan yang tidak akan banyak mengambil waktu calon pembeli sehingga tidak menggangu aktifitas yang sedang dilakukan.

 5. Follow up dalam presentasi

Tiba waktu untuk mempresentasikan produk Anda maka persiapkan diri dengan membawa tools yang lengkap seputar informasi serta keunggulan produk atau jasa.

– Pastikan Anda berpenampilan menarik dengan menggunakan pakaian yang sopan, bersih, dan wangi. Bagi para wanita, pantang untuk tampil seronok atau yang terlalu minim. Poleslah wajah Anda dengan elegant dan tidak berlebihan sehingga menimbulkan image kampungan atau norak.

– Persiapkan tools marketing yang dapat Anda bawa. Ini adalah “persenjataan” yang Anda perlukan ketika bertemu calon pembeli. Bahkan sebagai seorang marketing sejati sebelum calon pembeli menanyakan, Anda sudah dapat memberikan semua informasi yang dapat membangkitkan kebutuhan calon pembeli. Hindari kesan kurang menguasai produk sebab hal tersebut dapat mengurangi kepercayaan calon pembeli terhadap Anda. Calon pembeli memerlukan kepercayaan sebelum membeli produk atau jasa sebab kepercayaan merupakan modal utama sebelum melanjutkan pada tahap closing.

6. Follow up setelah pertemuan

Ini merupakan bagian terpenting dalam follow up yang telah dilakukan sebelumnya. Setelah pertemuan dalam presentasi berikan kembali waktu bagi calon pembeli untuk mengambil keputusan. Jika sebelumnya Anda telah menanyakan kapan Anda dapat menghubunginya kembali maka Anda dapat melakukan sesuai dengan perjanjian. Namun jika calon pembeli tidak dapat memberikan ketepatan waktu, maka Anda dapat langsung membuat janji terhadap calon pembeli bahwa Anda akan menghubungi kembali dalam beberapa hari. Jangan sampai terlupa atau terlewat untuk melakukan follow up ini sebab follow up terakhir ini menentukan hasil dari apa yang telah dikerjakan. Closing…closing…dan closing.

Jika ke-6 hal ini telah Anda lakukan dalam follow up, maka untuk menuju closing sangat terbuka luas. Ingat, yang terpenting adalah jangan tidak melakukan follow up sebab tidak melakukan follow up berarti Anda sedang menutup “closing” yang akan terjadi.

Follow up terlihat sederhana namun memerlukan kesabaran dari seorang pelaku marketing sebab kadangkala Anda akan menghadapi follow up yang berulang sampai calon pembeli memberikan keputusan. Selain itu Anda juga harus tetap optimis bahwa follow up yang Anda lakukan pasti akan berbuahkan hasil sepanjang Anda melakukannya dengan sungguh-sungguh dan tetap optimis.

 Go….Geat…Goal….!!!!

Salam Sukses !

Ida Arthawaty/VMN/BL/Customer Relationship Head Vibiz Media
Editor: Ruth Berliana