Ford Hendak Rekrut 1,550 Karyawan Baru

(Business Lounge – Business Insight) Ford Motor Co mengatakan pada hari Rabu (4/1) bahwa perusahaan akan menambahkan 1.550 pekerja di empat pabrik untuk membuat proyek badan truk pickup baru F-150 yag terbuat dari aluminium.

Perusahaan juga mengatakan bahwa untuk pertama kalinya perusahaan melakukan promosi atas serikat pekerja yang merupakan perwakilan karyawan dan menaikkan upahnya yang semula memiliki upah setara dengan entry-level menjadi upah yang setara dengan tenaga ahli. Antara 300 dan 500 pekerja telah dipromosikan pada akhir kuartal pertama, demikian dikatakan Ford, seperti dilansir oleh Reuters.

Hal ini jelas bertentangan dengan sebelumnya bahwa pada tahun 2007, serikat pekerja dari United Auto Workers dan tiga produsen mobil utama AS termasuk Ford sepakat bahwa karyawan baru akan dibayar di bawah upah tenaga ahli UAW. Hal ini dilakukan untuk memungkinkan mobil AS untuk menjadi lebih kompetitif dengan mobil asing yang dirakit di AS.

Serikat pekerja dan Ford sepakat bahwa 20 persen pekerja pabrik dapat berasal dari entry-level, juga disebut second-tier, karyawan, dengan pengecualian pabrik spare parts dan pabrik roda yang terletak dekat dengan Detroit, oleh karena biaya tenaga kerja yang lebih rendah. Pada Januari, Ford telah melampaui level 20 persen.

Dari 1.550 pekerjaan, 900 dialokasikan untuk pabrik truk Ford di Kansas City dan sisanya di pabrik suku cadang mobil dan roda yang terletak dekat dengan Detroit.

Ford tidak mengatakan berapa banyak pekerjaan yang ditambahkan karena penjualan awal F-150 yang cepat, yang mulai dijual beberapa bulan yang lalu. Pada bulan Januari, baru badan aluminium F-150 menyumbang 18 persen dari keseluruhan penjualan ritel F-150. F-150 adalah truk utama dalam truk pickup F-Series yang merupakan kendaraan terlaris di Amerika Utara dan juga menjadi sumber keuntungan yang utama bagi perusahaan.

Para pekerja baru akan dibayar sebagai entry-level, juga disebut second-tier dengan  upah $ 15,78 per jam (sekitar 199,000 rupiah), dan dengan syarat ikatan kerja kontrak pada saat ini. Kemudian akan menerima 5 persen kenaikan upah per tahun hingga mencapai $ 19,28 per jam (sekitar 243,000 rupiah).

Para pekerja dipromosikan ke status pekerjaan yang lebih tinggi daripada pekerjaan pada tahun 2010 dan telah menerima upah sebesar $ 19,28. Mereka akan mendapatkan status yang baru dengan upah $ 28,50 (sekitar 360,000 rupiah). Kontrak yang saat ini sedang berlangsung akan berakhir pada tahun ini.

uthe/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana