Orang menagih ini dan itu, segudang setiap hari
Dari pagi sampai malam mengeluh dan menghitung-hitung, ini kurang itu kurang
Setiap hari marah dan penuh tuntutan seperti tak akan ada habis-habisnya
Apa saja yang dia lakukan selalu salah dan selalu kurang
Padahal dia bekerja dari matahari terbit sampai mau terbit lagi

Dia tidak mau membalas atau mempertanyakan, ketika semua orang menagih ini dan menagih itu
Dia tidak mau marah ketika orang berkata dia ingkar janji dan tidak seperti harapan banyak orang
Dapatkah dia memenuhi semua janji untuk begitu banyak orang, yang semuanya mau menerima sempurna tanpa diskon?
Dapatkah dia memenuhinya dalam waktu yang sangat pendek untuk membuat semua orang tersenyum?
Bukankah ketika sebagian orang tersenyum maka masih saja ada orang yang marah?
Mengapa kita tidak memberi kesempatan pada dia untuk memenuhi janjinya?
Mengapa kita menuntut dia sepertinya dia bukan manusia, karena kita tidak mau memberi waktu untuk dia belajar melakukan apa yang akan dia lakukan, untuk memberi yang baik kepada kita

Berilah dia waktu karena dia bukan seorang yang membuang-buang waktu untuk dirinya sendiri
Berilah dia kesempatan karena dia seorang yang selalu memakai kesempatan untuk bagaimana membuat kita tersenyum
Berilah dia sedikit saja senyum maka dia akan berlari untuk memberi yang paling baik kepada kita
Berilah dia kesempatan

Dia bukan seorang yang tamak dan gila kekuasaan
Dia bukan seorang yang ambisius dan pemimpi
Dia hanya seorang laki-laki sederhana yang terlahir menjadi seorang yang jujur dan ingin menolong
Dia tumbuh di tempat yang kumuh di bantaran kali, sehingga dia mengerti apa arti kemiskinan dan keluhan
Dia terlahir dari sebuah kemiskinan sehingga dia tahu apa arti dari pada ketertolakan
Dia mengerti dan sangat mengerti

Adilkah kita menuntut dia sebegitu keras ?
Adilkah kita memperlakukan dia sementara tidak seorangpun yang pernah memperhatikan kita seperti dia?
Diakah yang cidera janji pada kita atau kita yang cidera janji kepada dia?
Dulu kita berjanji mau mengawal dia, dulu kita berjanji akan selalu di belakang dia tapi mengapa kita berbalik memusuhi dia? Kenapa kita lari entah kemana?
Siapakah di antara kita yang tidak setia
Diakah? Atau kita yang tidak setia?
Biarlah kita menjawabnya ….

Jackie Ang/VMN/BL