BATIK DAN TIONGKOK STYLE

Batik…
buatku, ngangenin banget ..
Warna cemerlangnya ingat senyum Bapak Jokowi tercinta…
Mau dilukis apa aja dan warna apa aja yang namanya batik woouu…selalu tampak memikat
dan bikin aku jadi putri-putri
Putri apa ya?
Ya.. Putri Indonesia dong
Apa lagi kalau ingat tangan terampil nenek-nenek yang melukisnya, bikin hati terharu biru setiap kali memakainya.
Batik… batik… Pakaian bapakku, bapak Presiden tercinta.
Hehehe… pakai batik serasa sehati dengan bapak Presiden untuk membangun negeri tercinta.
Duh… senangnya sehati dengan pak Presiden membangun bangsaku

Batik bikin aku Indonesia.. dan Indonesia banget karena bajuku adalah hatiku.
Nyanyianku yah…. pastilah Rayuan Pulau Kelapa.
Semangatku Maju Tak Gentar itulah ritme jantungku.
Batik… Batik ngangenin banget

Lantas kenapa juga kita musti melirik baju import dari Tiongkok yang bukan saja bikin kantong kita merana tapi malah bikin kita enggak mengenali identitas dan kebanggaan atas buatan tangan anak bangsa, ah… tangan nenek-nenek pula .
Tangan nenekku sendiri lho… yaitu nenek-nenek tua orang Indonesia yang nenekmu juga.
Buatku… batik bukan sekedar sebuah baju atau design tapi lebih dari itu yaitu
Identitas diri dan senyum manis nenek-nenek pembatiknya dan tentu saja mata teduh Presidenku.

Lantas baju import Tiongkok ini buat aku ingat siapa ya?
Yang buat aku enggak kenal… designnya bukan aku banget…dan buatku coraknya aneh dan membingungkan karena tak bercerita tentang hati.
Dan yang pasti aku ingat adalah uangku ludes karena barang import harganya selangit.. jadi kere aku… sepotong baju import dari Tiongkok harga 1 bulan gajiku
Mau makan apa anak istriku korban sepotong baju import dari Tiongkok ?

Lantas kenapa orang masih tersenyum-senyum seliwar-seliwer dengan baju import dari Tiongkok yg harganya selangit ya?
Aku bingung.

Ah….
Seandainya Anak Indonesia memakai batik bukan karena trend tapi karena hati maka arti batik juga akan semakin mendalam, dan arti akan cinta anak bangsa juga akan semakin kuat.

Teman…
Mari kita pakai batik..
Tinggalkan baju import dari Tiongkok
Kalau-kalau hari ini dengan baju batik kita sehati dengan pak Presiden maka siapa tahu suatu kali kita akan menjadi presiden ?
Mungkinkah?
Bisa dong …kenapa tidak.
Dari hati ada cinta pada bangsa dan tentu saja cita-cita membangun bangsa menghantar kita menjadi seorang pemimpin.

Jackie Ang/VMN/BL