Ada Serpihan di Belinyu Yang Diduga Bagian AirAsia QZ8501

Ketua SAR Surabaya Hernanto (kanan) menjelaskan peta pergerakan unsur SAR pada anggota di Crisis Center Air Asia di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/12).

Di antara Pulau Belinyu dan Pulau Tujuh, diketemukan serpihan yang diduga merupakan bagian dari pesawat AirAsia QZ8501. Berdasarkan keterangan dari dua pejabat, yaitu Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi dan juga Kapolda Brigjen Pol Gatot S, ada serpihan yang ditemukan oleh seorang nelayan yang berwarna merah dan putih, dengan panjangnya sekitar 2-4 meter.

Nelayan yang bernama Taha, menemukan serpihan yang terlihat mengambang, dan diperkirakan serpihan itu adalah bagian ekor dari pesawat AirAsia QZ8501. Perairan Belinyu sendiri, berlokasi di ujung utara dari pulau Bangka Belitung, yang berjarak cukup jauh dari Pangkal Pinang, yang merupakan ibu kota Provinsi Bangka Belitung.

Dalam proses pencarian, Pangdam Sriwijaya ‎Mayjen TNI Iskandar M Sahil mengirimkan helikopter M35 ke lokasi tersebut. Sampai saat ini, pencarian pesawat AirAsia QZ8501 terus dilakukan. Selain Indonesia, negara lain seperti Singapura dan Australia juga ikut di dalam pencarian pesawat tersebut. Dengan upaya yang telah dilakukan sampai hari ini, diharapkan agar pada akhirnya menemukan hasilnya.

Pesawat AirAsia QZ8501 dinyatakan hilang pada tanggal 28 Desember pada pukul 07:55 WIB. Pesawat yang mengangkut penumpang sebanyak 162 orang, yaitu terdiri dari 155 orang Indonesia, 3 orang dari Korea Selatan, 1 orang Singapura, 1 orang warga Inggris, 1 orang Malaysia, serta 1 orang warga negara Perancis sampai saat ini masih di dalam proses pencarian.

Fanny Sue/Journalist/VMN/BL
Images : ANTARA FOTO
Editor: Fanya Jodie