(Business Lounge – Art) – Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bersama dengan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ-TIM) mengadakan pameran lukisan koleksi bersama yang mengambil tema khusus yakni ’40 Tahun Desember Hitam: Lukisan yang Baik’. Pemeran tersebut dibuka sejak kemarin, Jumat (19/12) di Galeri Cipta II TIM. Sebanyak 20 lukisan yang ditampilkan memberikan gambaran mengenai polemik yang terjadi saat itu. Pameran yang digelar hingga 10 Januari 2015 itu dikuratori oleh Leonhard Bartolomeus dan Riksa Afiaty.

IMG_5260

IMG_5266

IMG_5267

IMG_5268

IMG_5269

IMG_5270

IMG_5271

IMG_5272

IMG_5273

IMG_5274

IMG_5275

Seperti yang tertera dalam catatan kuratorial pameran ini, ‘Lukisan yang Baik’ adalah yang tertulis dalam kepala surat pernyataan dewan juri kepada penerima hadiah ‘Pameran Besar Seni Lukis Indonesia’ 1974 yang diikuti oleh 80 pelukis. Sayangnya, keputusan itu menimbulkan perasaan kurang baik terhadap beberapa perupa muda. Sebagai tanggapan atas keputusan itu, mereka mempublikasikan surat sikap yang dikenal sebagai ‘Pernyataan Desember Hitam 1974’ dan ditandatangani oleh 13 seniman. Di antaranya: FX Harsono, Hardi, Bonyong M. Ardhi, DA Peransi, Muryoto Hartoyo, dan Baharuddin Marasutan. Peristiwa ini mendorong lahirnya Gerakan Seni Rupa Baru.

IMG_5264

IMG_5263

IMG_5262

IMG_5261

Sonang Elyas/Journalist/VMN/BL
Editor : Iin Caratri
Foto : Sonang Elyas.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.