FedEx -The World – On time

Pernahkah Anda mengirim atau menerima paket barang dari negara lain dalam waktu singkat? Atau overnight delivery? Federal Express atau yang biasa disebut dengan FedEx menyediakan layanan tersebut.

Terbesar di Dunia

Federal Express merupakan salah satu jasa kurir terbesar di dunia. FedEx saat ini menguasai 44% pasar jasa pengiriman barang one day service yang tersebar di lebih dari 200 negara dan mempunyai hampir 650 unit pesawat terbang, 80.000 truk pengangkut dan mempekerjakan sekitar 170.000 orang. Tahun 2007, menurut majalah Forbes, Fred Smith tercatat sebagai orang terkaya urutan 140 di Amerika dengan kekayaan total US$ 2.1 billion. Dengan ketajaman dan sikap “all out”nya membuat jasa dan layanannya menjadi salah satu yang berkualitas tinggi.

Apa yang dilakukan Fred Smith merupakan impiannya, sehingga ia dengan gembira menjalankan dan membesarkan perusahaannya. Bagaimanakah awal idenya mendirikan perusahaan jasa pengiriman barang dalam 1 malam?

Mendirikan Jasa Pengiriman Semalam

Frederick Wallace Smith, pendiri FedEx Corp., lahir di kota Marks, Mississippi pada tanggal 11 Agustus 1944. Kakeknya seorang kapten kapal uap dan ayahnya memiliki bisnis transportasi sebagai pembangun trayek jalan untuk bis di wilayah selatan Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Dixie Greyhound Bus Line. Dari sinilah ia mulai mengenal mengenai sisi dunia transportasi.

Ketika masih remaja, Fred sudah belajar menerbangkan pesawat. Keahliannya inipun dimanfaatkan untuk mencari tambahan uang dengan bekerja sebagai pilot sewaan pada akhir pekan, sambil melanjutkan pendidikannya di Yale University, Amerika Serikat pada tahun 1960-an.

Pada saat ia menjalani pekerjaannya, ia seringkali membawa paket barang kiriman berupa komponen-komponen untuk perusahaan yang tidak mau menunggu lama untuk jadwal pesawat komersial. Dari sinilah idenya mulai muncul mengenai bisnis pengiriman barang dengan waktu 1 malam.

Fred, yang mengambil jurusan Ekonomi saat itu, memanfaatkan idenya tentang pengiriman barang dalam waktu 1 malam untuk dituangkan dalam tugas makalah yang ia dapat dari dosennya. Tetapi makalah tersebut tidak ditanggapi oleh dosennya karena dianggap tidak masuk akal, bahkan ia mendapat nilai buruk di mata kuliah itu.
Walaupun ide yang dituangkan dalam makalah ditolak oleh dosennya, Fred tetap yakin akan pemikirannya. Hal ini justru dijadikannya sebagai penyemangat untuk mendirikan perusahaan jasa ekspedisi yang diberi nama Federal Express atau disingkat FedEx.

Selama dua tahun sejak mendirikan Federal Express Corp. pada tahun 1971, Fred Smith harus bekerja keras. Pengiriman barang dalam semalam menjadi jasa yang ia tawarkan kepada konsumen. Tetapi kesuksesan tidak datang dalam satu malam. Di awal usahanya dalam menawarkan jasa pengiriman, ia sering ditolak oleh konsumen karena mereka tidak percaya. Alhasil dalam satu hari ia hanya mendapat rata-rata tujuh paket kiriman untuk perusahaan yang ia dirikan.
Jumlah yang kecil dalam usaha pengiriman paket tidak membuatnya berhenti. Ia tetap menjalankan usahanya dan memperluas jaringan kota antar tujuan yang akhirnya mencapai 11 kota pada saat itu. Tetapi ketika terjadi monopoli oleh perusahaan pos dalam jasa pengiriman, usaha Fred mengalami penurunan. Ia dan karyawan, harus rela merogoh kocek pribadi untuk membeli bahan bakar pesawat atau mobil angkutan untuk mengantar paket. Fred juga mengeluarkan dana besar untuk program mempromosikan kembali usahanya. Kesulitan makin bertambah saat harga minyak dunia melonjak seiring krisis di Timur Tengah saat itu.

Go Public

Kondisi perusahaan baru mulai membaik pada tahun 1976. Saat itu, Federal Express mulai membukukan laba dari keterpurukan yang dialami sebelumnya. Mereka juga melakukan pengembangan usaha ke bisnis pengiriman dokumen, komputer, dan lainnya. Dengan tambahan layanan ini, jumlah pelanggan pun semakin bertambah banyak. Apalagi, Federal Express juga menangani pengiriman barang milik pemerintah. Pada tahun 1978, Federal Express semakin mapan. Karena itu, dengan percaya diri, mereka menjual sebagian sahamnya ke publik.

Saat ini FedEx merupakan salah satu pemain kunci dari revolusi pengiriman just in time – tepat waktu dan di percaya (trust) karena kualitas pelayanan yang dapat di pertanggungjawabkan. Pesawat dan truk yang ia miliki melayani banyak pelanggan perusahaan lain dan berfungsi sebagai gudang bergerak yang membantu seluruh perusahaan di seluruh dunia memotong biaya dan meningkatkan produktivitas.

Ada beberapa hal yang bisa kita ambil dari kisah Fred Smith, yaitu:
1. Miliki impian besar
2. Yakin dengan impian yang dimiliki
3. Berani menghadapi proses dan tantangan saat menghadapi kesulitan
4. Belajar menyusun strategi saat menghadapi persaingan

Bahwa penolakan yang terjadi itu adalah hal biasa dan selama kita memiliki keyakinan untuk bisa melakukannya, maka hasilnya akan terlihat. Dalam hal ini Fred Smith tetap yakin akan idenya dan ingin membuktikan bahwa ia bisa. Tetapi mengapa ia mendapat nilai yang tidak bagus dalam makalah saat ia menuangkan idenya? Dan mengapa juga banyak orang menolak saat ia menawarkan jasa usahanya? Hal ini hanya karena idenya muncul di waktu yang tidak tepat dan bertemu dengan orang-orang yang tidak tepat. Semua tidak terjadi secara tiba-tiba tetapi perlu proses dan perjuangan.
Jadi gagal atau sukses adalah pilihan bukan? Untuk itu, jika kita mempunyai ide, penawaran, atau impian yang ditertawakan orang, padahal kita sangat yakin dengan hal tersebut, pilihannya ada dua: ikut menertawakan diri sendiri, atau membuktikan bahwa ide dan impian tersebut bisa kita wujudkan.

Ria Felisha/Contributor/VMN/BL
Editor: Ruth Berliana