Bau-Haus 1933

Setelah begitu lama mondar mandir di daerah ini, ternyata saya baru mengetahui bahwa ada tempat hangout yang tersembunyi di Gedung The East yang bernama Bau-Haus 1933. Tempat ini memang tidak terlalu terlihat dari luar karena untuk memasuki Bau-Haus, memang kita harus melewati tangga kecil terlebih dahulu. Dari luar hanya terlihat tangga di dalam pintu kaca dengan sign board Bau-Haus 1933.

bauhaus1

bauhaus2

Saya sendiri menyukai akan desain dari Bau-Haus 1933 yang didominasi oleh penggunaan elemen kayu serta lukisan dan ornamen yang bergaya vintage ini. Penerangan ruangan tersebut juga memperkuat akan kesan vintage.

bauhaus3

Tempatnya memang tidak terlalu besar, namun ambiancenya yang cozy & warm membuat Bau-Haus tidak pernah sepi, terutama pada malam hari.

APPETIZER
Potato Tex Mex In house potato cuts with cumin sour cream and tomato salsa dipping
texmex
Imma fans of their potato tex mex! Potato chipsnya renyah serta dibumbui dengan pas. Dippingnya juga tasty, dan campuran jintan di dalam sour cream membuat rasa dan aroma yang lebih tajam, dan salsa membuat hidangan ini menjadi lebih segar.
Crispy Tacos – Fresh corn tortilla wraps with beef and chicken, served with fresh handmade guacamole, tomato salsa and cumin sour cream
tacos1
tacos2
Disajikan secara terpisah sehingga kita bisa membuat tacos sendiri sesuai dengan selera kita! Saya mengambil semua isian sebelum melipatnya (more beef, more crisp romaine lettuce!). It tasted yummy and fresh.
Baltimore Crab Cakes – Pan seared homemade crab cakes, served with mango salsa
crabcakes
Dua buah crab cakes yang cukup besar dihidangkan dengan taburan mango salsa. Crab cake yang dibuat sendiri ini terasa renyah di bagian luarnya serta padat dengan daging kepiting segar yang ada di bagian dalamnya.
Wing King – Double fried chicken wings with tangy spicy glazed
wingking
One of my favorite appetizer! Dari luarnya, chicken wings tersebut tidak jauh berbeda dengan Korean fried chicken, namun ketika mencicipinya, bumbunya terasa intens. Gurih, pedas, dan manis, berpadu dengan pas di dalam mulut.
Tongue Delish – Grilled beef tongue on mantao bun with cucumbers and hoisin glazed
tonguedelish
Maafkan foto saya yang membuatnya tidak menarik. Tetapi, mini mantao yang berisi irisan lidah sapi ini cukup lezat karena paduan saus hoisin yang kaya akan rasa. Sayangnya, tekstur lidahnya kurang empuk bagi saya.
Chipotle Sliders – AUS beef patties on mini buns with chili aioli, caramelized onions and jack cheese shredded
chipotlesliders
My another favorite dish. Burger ini harus dicoba jika berkunjung ke Bau-Haus 1933. Pattynya juice dan begitu gurih dengan rasa manis dari caramelized onion. Masih ditambah lagi dengan taburan kejunya yang creamy. Amazing. Must try!
Smoked Peppers Duck Breast – Pan seared duck breast with raisins demi glace herbs served with sage toast
peppersduck
Potongan daging dada bebek ini dihidangkan bersama dengan irisan baguette yang renyah sehingga memberikan paduan rasa dan tekstur yang pas.
MAIN COURSE
Nasi Bauhaus – Jasmine rice with ‘balado’ egg, ‘teri kacang’, pandan chicken, garlic spicy green beans and crispy squid
nasibauhaus
A fancy version of nasi rames. Jika sedang ingin masakan Indonesia sebagai pengganjal rasa lapar, menu yang satu ini boleh dicicipi. Nasinya pulen dan wangi dengan pilihan lauk dan sayur yang cukup lengkap.
L.O.B (Lobster On Burger) – Homemade lobster patties on lemon tarragon mayo served with freshly cut potato chips
LOB
Pertama kalinya saya mencicipi burger dengan patty dari lobster. Sebenarnya, sayang sekali daging lobster segar yang mewah dihidangkan dalam bentuk patty, namun setelah dicicipi ternyata rasanya cukup lezat. Pattynya padat, gurih dan tebal tebal serta dibumbui ringan sehingga tidak sampai menutupi rasa lobsternya.
Ramen Carbonara – Classic crispy bacon carbonara over ramen noodles
ramencarbonara
ramencarbonara2
Hidangan ini  merupakan hidangan fusion ala Bau-Haus 1933 yang menghidangkan ramen dengan saus carbonara yang creamy beserta dengan topping potongan bacon renyah dan kacang polong. Unik!
DESSERT
Spiced Poached Pears – Poached pears on herbs and spices with homemade mille feuille
 poached
Saya suka sekali dengan poached pears, begitu pula dengan yang tersedia di Bau-Haus. Meskipun direbus, tekstur buah pir tetap terasa renyah sekaligus sedikit kenyal. Rebusan rempah yang digunakan meresap ke dalam pir dan memunculkan aroma wangi herbs yang memikat. Es krim vanilla merupakan jodoh yang tepat untuk poached pear ini!
Coconut Chocolate De Pot – Semi shorbet combination of chocolate and coconut with apple chips
coconutchocolatedepot
Tekstur dessert ini cukup unik, terlihat seperti mousse namun ketika dicicipi justru mirip seperti sorbet. Paduan kelapa dan coklatnya juga seimbang. Rasa gurih kelapa terjejak di antara chocolate sorbet yang lembut dan dingin. Yummy.
Aline Chandra/ Culinary Expert
All photos by Ms. Aline Chandra (Foolosophy)
Editor : Fanya Jodie