Ubah Benderanya, Selandia Baru Akan Adakan Referendum

(Business Lounge – News & Insight)

[dropcap size=small]S[/dropcap]elandia Baru akan menggelar referendum pada 2016 untuk menentukan apakah akan mengubah bendera nasional mereka, demikian dikatakan Perdana Menteri Selandia Baru John Key pada Rabu (29/10) seperti dilansir oleh AFP.

Untuk saat ini, Key adalah pendukung utama untuk mengadakan pada perubahan pada bendera Selandia Baru saat ini sehingga dapat lebih dikenal dunia.

Bendera Selandia Baru

[dropcap size=small]B[/dropcap]endera Selandia Baru saat ini menampilkan Union Jack pada salah satu sudutnya dan empat buah bintang berwarna merah dengan bingkai putih. Selandia memang bekas daerah koloni Inggris, itulah sebabnya terdapat Union Jack pada benderanya. Sedangkan keempat bintang menggambarkan rasi bintang Crux, Salib Selatan.

Namun ini bukanlah bendera yang pertama. Bendera pertama diciptakan oleh karena kapal perdagangan Selandia Baru harus menggunakan bendera jika tidak mau ditangkap oleh Petugas Bea Cukai Inggris di Pelabuhan Sydney. Saat itu Selandia Baru belum menjadi jajahan Inggris. Sebuah kapal yang dinahkodai seorang suku Maori ditangkap karena tidak berbendera. Hal ini membangkitkan kemarahan suku Maori. Maka diputuskanlah untuk membuat bendera setelah para pemimpin Maori saling bertemu pada Maret 1834 di Waitangi.

Kemudian 1835, diadakanlah deklarasi kemerdekaan Selandia Baru. Seorang misionaris Henry Williams mengusukan tiga desain bendera. Desain yang menyertakan union jack ditolak oleh para petinggi Maori dan memilih desain bendera St George Cross atau White Ensign yang dimodifikasi.

Propossed NZ Flag

Bendera ini kemudian dikenal sebagai bendera Suku Serikat Selandia Baru dan secara resmi dikukuhkan di New South Wales pada bulan Agustus 1835. Bendera ini masih dikibarkan di Waitangi dan dapat disaksikan pada perayaan Waitangi day.

Pada tahun 1867, berlakulah peraturan bahwa bendera semua Negara jajahan Inggris harus mengandung unsur bendera Inggris. Melewati berbagai proses dan kejadian maka akhirnya bendera Selandia Baru pun seperti bendera yang digunakan saat ini.

Perdebatan Tentang Bendera Selandia Baru

[dropcap size=small]S[/dropcap]ebuah perdebatan yang menyangkut bendera nasional ini sudah berlangsung Mei 1973. Namun banyak mengalami pertentangan. Hingga 11 Maret 2014, John Key mengumumkan akan rencana mengadakan referendum untuk membuat bendera yang baru.

“Bendera kami adalah simbol yang paling penting dari identitas nasional kami dan saya percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi Selandia Baru untuk mempertimbangkan perubahan desain untuk sesuatu yang lebih mencerminkan status kami sebagai bangsa merdeka modern,” demikian diucapkan Key dalam sebuah pernyataan seperti dilansir oleh AFP.

Key juga sempat mengatakan ia ingin melihat bendera baru yang menampilkan pakis perak, pada latar belakang hitam, mirip dengan spanduk yang sudah digunakan oleh banyak tim Selandia Baru seperti All Blacks. Namun hal ini pun masih mengalami pertentangan dari banyak tokoh.

Silver Fern

Pemerintah kemudian akan mengadakan referendum pada 2015, yang memungkinkan masyarakat untuk memilih pilihan yang lebih disukai dari kisaran yang dipilih oleh panitia. Sebuah referendum kedua kemudian direncanakan untuk 2016, ketika para pemilih akan memilih antara bendera saat ini dan desain baru.

uthe/Journalist/VMN/BL
Editor: Ruth Berliana
Image: wikipedia