Korut Ragu Lanjutkan Pembicaraan Dengan Korsel

(Business Lounge – News & Insight)

[dropcap size=small]K[/dropcap]orea Utara dan Korea Selatan telah berjanji akan melanjutkan pembicaraan tingkat tingginya pada Kamis (30/10) mendatang. Namun nampaknya Korea Utara akan menarik diri dari pertemuan tersebut. Korea Utara mempermasalahkan tindakan para aktivis Korea Selatan yang mengirimkan selebaran-selebaran anti Pyongyang dengan menerbangkan balon-balon melintasi perbatasan.

Seoul memang telah berupaya mencegah kegiatan kelompok aktivis tersebut. Namun upaya pemerintah Korea Selatan ini tidak digubris. Para aktivis mencari lokasi lain dan tetap menerbangkan selebaran-selebaran tersebut.

Korea Utara belum mau mengkonfirmasi kehadirannya dan akan mempertimbangkan kembali. Korea Utara mempertanyakan ketulusan Korea Selatan dalam mengadakan pembicaraan tersebut, demikian dilansir oleh AFP. Korea Utara merasa harus berpikir kembali apakah pembicaraan tingkat tinggi dapat diselenggarakan dalam suasana “kesal” seperti yang dirasakannya.

Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan Seoul telah menghubungi Pyongyang pada Senin (27/10) dan mengatakan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk melanjutkan dialog dan mendesak Korea Utara untuk tidak memakai isu selebaran sebagai sebuah alasan untuk tidak bertemu, demikian disampaikan juru bicara kementerian Lim Byeong-cheol pada konferensi pers seperti yang dilansir oleh AFP.

Pyongyang telah lama mengecam peluncuran leaflet dan menyebut para aktivis yang terlibat sebagai “manusia sampah”. Pyongyang meminta Seoul untuk melarang peluncuran balon-balon tersebut, tetapi Seoul menanggapinya dengan pernyataan bahwa para aktivis memiliki hak demokratis.

???????????????????????????????

Sebuah operasi leaflet-launching di dekat perbatasan pada hari Sabtu (25/10) mengakibatan sebuah bentrokan antara para aktivis dan warga setempat yang menimbulkan aksi lempar melempar. Akhirnya para aktivis yang semula berupaya untuk mengirimkan 50,000 selebaran, saat itu mengurungkan niatnya.

Tetapi di luar dugaan mereka hanya berpindah lokasi dan mengirimkan sebuah balon di malam hari.

Perjanjian untuk pembicaraan tingkat tinggi kedua Korea ini tercetus ketika secara mendadak para pejabat Korea Utara mengunjungi Korea Selatan pada saat penutupan acara ASEAN Games.

uthe/Journalist/VMN/BL
Editor: Ruth Berliana
Image:Business Lounge