Perusahaan Jepang Sumbang 10.000 Masker Berteknologi Tinggi untuk Melawan Ebola

(Business Lounge – News & Insight)

Sebuah perusahaan Jepang yang tidak terlalu terkenal telah menyumbangkan 10.000 masker berteknologi tinggi ke beberapa negara Afrika yang dilanda Ebola, demikian diberitakan oleh Japan Today. Ada ribuan masker yang dikirimkan oleh Clever, sebuah perusahaan penyaring air, seharga ¥ 7.500 (837 ribu rupiah) untuk digunakan oleh para dokter dan profesional kesehatan lainnya di Guinea, Liberia dan Republik Demokratik Kongo.

“Kami mendapat telepon dari pemerintah Guinea meminta produk kami,” demikian dikatakan Tsuyoshi Nakagawara, anggota dewan perusahaan yang berbasis di pusat Prefektur Aichi. “Awalnya mereka menawarkan untuk membeli masker, tapi membutuhkan berbulan-bulan jika melalui prosedur pembelian sehingga kami menawarkan untuk menyumbang saja kepada mereka,” demikian Tsuyoshi melanjutkan.

“Kami juga telah menerima telepon dari masyarakat di Prancis, dan sejak pagi ini kita mendapat telepon dari New York,” tambahnya.

Langkah ini datang setelah adanya pengumuman awal pekan ini oleh perusahaan raksasa Jepang Fujifilm bahwa perusahaan ini akan meningkatkan pasokannya untuk obat eksperimental Ebola untuk membantu membendung penyebaran virus.

Clever juga mengatakan masker Pittarich topeng – awalnya dikembangkan untuk sindrom pernapasan coronavirus Timur Tengah, yang dikenal sebagai Mers. Masker ini dilapisi bahan kimia yang membunuh 99 persen virus, termasuk Ebola, ketika mereka datang ke dalam kontak dengan perangkat khusus.

Guinea ingin menggunakan masker berteknologi tinggi ini untuk mencegah infeksi terjadi pada staf kesehatan. Sedangkan Negara Sierra Leone tidak ada pada daftar negara yang akan disumbang oleh Clever oleh karena tidak ada kedutaan Jepang di negara Afrika Barat yang kecil.

Ebola, yang telah menewaskan hampir 4.900 orang di Afrika Barat, ditularkan hanya melalui kontak dengan darah orang yang terinfeksi atau cairan tubuh lainnya.

uthe/Journalist/VMN/BL
Editor: Ruth Berliana
Image: Antara