Kedua Pemimpin Negara Terpadat di Dunia Tidak Hadiri KTT Iklim 2014

(Business Lounge – News & Insight) Ribuan orang di New York dan di seluruh dunia telah turun ke jalan, menuntut tindakan yang lebih politis dari PBB untuk membantu memerangi pemanasan global.

Hari ini (23/9) dalam penyelenggara KTT Iklim tahun ini, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, ikut ambil bagian dalam pawai di New York. ia menjanjikan akan mengajak mereka yang berpengaruh di dunia untuk menjalankan misi ini bersama-sama. “Saya telah mengundang para pemimpin dari pemerintah, bisnis, keuangan dan masyarakat sipil untuk mempresentasikan visi mereka, membuat pengumuman yang berani dan menjalin kemitraan baru yang akan mendukung perubahan transformatif atas kebutuhan dunia,” demikian dilansir oleh Huffington Post .

Mereka yang Tidak Hadir

Terdapat lebih dari 120 pemimpin dunia akan menghadiri KTT ini termasuk Presiden AS Barack Obama dan banyak nama-nama besar lainnya. Selain itu Aktor Leonardo DiCaprio sebagai salah satu duta dalam KTT ini dijadwalkan akan memberikan pidato pembukaan.

Namun demikian ada beberapa tokoh pemimpin negara penting yang tidak terdaftar dalam daftar tamu KTT Iklim ini.

Dua orang yang ditandai ketidakhadirannya adalah Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Sangat disayangkan sebab mereka Tiongkok dan India memiliki populasi terbanyak pertama dan kedua di dunia. Total seluruh populasi ini lebih dari sepertiga populasi dunia.

Tidak hanya itu, kedua negara ini juga merupakan produsen pertama dan ketiga terbesar emisi karbon dioksida (Nomer dua dipegang oleh Amerika Serikat). Suatu penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa emisi per kapita dari Tiongkok Uni Eropa, dan dalam lima tahun lagi diperkirakan India akan mengikutinya.

Namun demikian kedua kepala Negara itu mengirimkan perwakilannya. Tiongkok akan diwakili oleh Wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli dan India akan diwakili oleh Menterli Lingkungan dan Hutan Prakash Javadekar.

Selain Xi dan Modi maka Presiden Rusia pun tidak hadir. Rusia adalah negara ke-10 terpadat dan penghasil emisi karbon dioksida terbesar keempat. Dua tokoh lainnya yang tidak hadir adalah Perdana Menteri Kanada Stephen Harper dan Perdana Menteri Australia Tony Abbott.

Menyayangkan Ketidakhadiran Xi dan Modi

Banyak pendapat yang menyayangkan ketidakhadiran Xi dan Modi. Sebab masalah iklim ini akan sangat mempengaruhi dan dipengaruhi kedua Negara terpadat ini. Tony de Brum, menteri luar negeri Republik Kepulauan Marshall, dalam pernyataannya mengatakan keterkejutan dan kekecewaannya. “Setiap studi yang pernah saya baca menjelaskan bahwa negara-negara berkembang memiliki dampak kerugian terbesar dari perubahan iklim,” demikian dikatakan de Brum seperti dilansir oleh Washington Post. “Tetapi untuk negara-negara kepulauan kecil di dunia, penelitian mengatakan kami mungkin terpaksa harus membayarnya mahal dengan kehilangan Negara kami.”

Kepulauan Marshall adalah salah satu dari banyak negara kepulauan kecil yang terancam oleh naiknya permukaan air laut. “Kami berharap solidaritas dari rekan-rekan negara berkembang,” demikian de Brum melanjutkan.

Apa yang diungkapkan de Brum ini memang sangat dramatis, tetapi kekuatiran yang saat ini menimpa negara-negara kepulauan kecil di dunia masuk ke dalam logika dan harus menjadi beban semua bangsa di dunia.

uthe/Journalist/VMN/BL
Editor: Ruth Berliana