(Business Lounge – News and Insight) Raksasa ritel asal Korea Selatan Lotte Group sedang membangun sebuah gedung pencakar langit setinggi 555 meter. Gedung ini akan menjadi gedung tertinggi di Semenanjung Korea serta menjadi gedung tertinggi ke-7 di dunia.

Namun cuaca buruk telah menjadi kendala di dalam pembangunan gedung ini sehingga pembangunan pun terhambat. Lotte berencana untuk membuka sebagian lantai yang telah rampung namun hal ini mengalami hambatan dari pemerintah. Pemerintah mengkuatirkan bahwa pembukaan sebagian lantai akan dapat membahayakan pengunjung dari kemungkinan jatuhnya bahan-bahan bangunan serta akan berdampak pula bagi kelancaran lalu lintas.

Memang semenjak tragedi yang menimpa Feri Sewol, pemerintah semakin memperketat langkah-langkah keamanan pada berbagai aspek. Apalagi berkaitan dengan pembangunan gedung ini, pemerintah mengkuatirkan kemungkinan jatuhnya bahan-bahan bangunan serta kemungkinan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Lotte World Tower 2

Pemerintah Seoul Ketatkan Peraturan Keamanan

Setelah tragedi Feri Sewol, pemerintah kota metropolitan Seoul memang telah membuat 80 langkah pencegahan bencana dan persyaratan lainnya. Pemerintah mewajibkan Lotte untuk memenuhi semua langkah pencegahan yang ada sebelum memberikan ijin atas pembukaan gedung.

Pada Rabu (3/9), setelah tiga bulan lebih meninjau gedung pencakar langit ini, akhirnya pemerintah kota Seoul memberikan sinyal untuk memberikan persetujuannya. Namun pihak Lotte perlu untuk membersihkan gedung tersebut dalam waktu 10 hari sebelum dapat membukanya untuk umum.

Beberapa bangunan di kompleks gerai ritel dilaporkan sudah selesai, termasuk bioskop 21. Namun sebuah department store dan akuarium barulah selesai sebagian. Pembangunan gedung ini membutuhkan waktu selama dua tahun untuk merampungkan pembangunnanya.

Balai Kota Seoul mengatakan akan mengirimkan warga, ahli keselamatan dan keamanan, serta wartawan ke Lotte World Tower. Selain itu berbagai latihan keselamatan juga harus dilakukan sebelum memberikan final approval untuk membuka lantai-lantai pada tingkat rendah dari bangunan tersebut. “Keselamatan dan lalu lintas telah menjadi keprihatinan utama kami. Kami akan memberikan persetujuan terakhir jika tidak ada masalah yang signifikan selama periode praopening,” demikian dikatakan pemerintah kota seperti dilansir oleh The Wall Street Journal.

Seorang juru bicara Lotte mengatakan keputusan itu “disesalkan” karena pemilik usaha telah melakukan segala sesuatu yang bisa untuk mengantisipasi masalah keamanan, bahkan mereka bersedia untuk menghadapi pemeriksaan lebih lanjut pada Kamis (4/9).

Dalam beberapa pekan terakhir, media menaruh perhatian pada beberapa lubang-lubang pembuangan dengan lebar beberapa meter yang telah muncul di jalan-jalan di sekitar lokasi kompleks Lotte. Hal ini telah menimbulkan kegelisahan di kalangan penduduk setempat tentang kompleks gedung pencakar langit ini. Namun para pengamat mengatakan bahwa belum ada bukti bahwa lubang ini terkait dengan pembangunan gedung ini. Lubang-lubang pembuangan ini pun masih terus diselidiki.

Lotte World Tower

Lotte World Tower dirancangkan memiliki 123 lantai dan ditargetkan untuk menyaingi gedung tertinggi di Semenanjung Korea yang saat ini dipegang oleh Ryugyong Hotel, Korea Utara.

Setelah 13 tahun perencanaan dan persiapan lokasi, gedung ini mengantongi ijin pembangunan sehingga pembangunan pun dimulai pada November 2010. Desain konseptual dari gedung ini sebuah kerucut yang ramping tetapi cembung dengan sisi yang melengkung. Sisi luar gedung ini akan terdiri dari kaca berwarna pucat yang diinspirasikan diinspirasikan dari keramik Korea dan fitur logam sebagi aksennya. Gedung yang berlokasi di dekat Sungai Han ini akan berisi gerai ritel (lantai 1-6), kantor (7-60), tempat tinggal (61-85), sebuah hotel mewah (86-119), dan lantai yang dibuka untuk publik (120-123) dengan teras observasi.

Gedung ini terletak di sebelah Gedung Lotte yang pertama yang juga terletak pada kompleks Lotte World yang dibuka kembali pada tahun 1989. Hingga Juli 2014, hampir 70 lantai telah selesai dibangun.

uthe/Journalist/VMN/BL

Image: youtube

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.