(Business Lounge – Tech & Gadget) Drone yang beberapa waktu yang lalu disebut-sebut dalam debat capres – cawapres RI yang beberapa waktu lalu berlangsung kini semakin populer. Perusahaan-perusahaan besar mulai memilikinya dan mengujicobakannya.

Pada akhir tahun lalu CEO Amazon Jeff Bezos memamerkan prototipe dari drone yang dimiliki perusahaannya. Sedangkan sekarang, Google mengungkapkan telah dengan diam-diam menguji drone miliknya di Australia.

Google Lakukan Uji Coba Drone

Salah satu uji coba di dalam “Project Wing” ini telah sukses menyelesaikan misi mengantarkan satu paket buah Cherry dan sebatang coklat. Kemudian hari-hari berikutnya, tim dari GoogleX (Mountain View California) kembali mencoba untuk menjatuhkan berbagai barang seperti obat-obatan serta benda-benda yang berkaitan dengan pertolongan pertama.

Percobaan ini merupakan sebuah respon atas tantangan yang diberikan oleh pemimpin GoogleX dan co-founder Google Sergey Brin kepada timnya untuk membuat sebuah misi pengiriman kepada seseorang yang jelas melalui pesawat tak berawak. Dalam berita yang dirilis GoogleX pada Kamis (28/8) disebutkan bahwa tim uji coba telah memilih barang-barang yang dikirimkan atas dasar pertimbangan bilamana memberikan bantuan melalui drone. Selama seminggu ini telah dilakukan uji coba sebanyak lebih dari 30 penerbangan pengiriman sukses.

Namun untuk kedepannya, sebagian besar perusahaan pemilik drone sedang menunggu peraturan Federal Aviation Administration yang mengatur penerbangan dari pesawat tak berawak tersebut. Adapun sistem pesawat tak berawak ini kelak akan diperuntukkan keperluan survey untuk membantu petani, pencarian pejalan kaki hilang atau syuting film-film Hollywood. Drone akan mampu menghemat waktu, uang dan yang paling penting menyelamatkan hidup demikian keterangan yang disampaikan Michael Toscano, Presiden dan CEO dari Asosiasi untuk Unmanned Vehicle Sistem Internasional.

GoogleX (mungkin paling dikenal dengan self-driving car project-nya), dengan Project Wing pada mulanya mengujicobakan kendaraan terbang tak berawak dengan sayap untuk terbang dengan cepat, dan empat rotor untuk vertikal take-off dan landing. Dalam gambar yang disediakan oleh Google, paket tersebut terlihat terletak di dalam tubuh pesawat, dan diturunkan oleh rantai dari ketinggian 120-180 meter. Dua tahun berikutnya kemudian prototipenya disempurnakan sebelum kemudian diujicobakan di sebuah peternakan yangterletak 100 kilometer ke daratan dari Brisbane.

Dalam beberapa bulan mendatang, tim Proyek Wing GoogleX akan menelusuri lebih dalam untuk mengurangi kebisingan dari drone juga untuk meningkatkan ketepatan target pengiriman, serta memastikan drone ini dapat saling menghindar dengan pesawat lainnya.

uthe/Journalist/VMN/BL

Image : Youtube

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.