Bibigo

(Business Lounge – Fine Culinary) – Sejak teman saya mengajak saya makan siang di Bibigo, Nex Serangoon beberapa waktu yang lalu, saya benar-benar ketagihan untuk datang lagi. Pajeon mereka (Korean seafood pancake) begitu enak sampai saya meneteskan air liur setiap kali saya memikirkannya. Ketika saya mendengar Bibigo segera dibuka di Jakarta, saya sangat gembira mendengarnya. Bibigo adalah salah satu rantai makanan terbesar di Korea dengan franchise di beberapa negara termasuk London, Los Angeles, Tokyo, Beijing, Seoul dan sekarang, Indonesia.

IMG_2024

Mengambil tempat yang sebelumnya adalah Y & Y di Pacific Place, restoran ini tidak terlalu luas, mungkin karena beberapa ruangnya adalah tempat untuk bar dan juga untuk dapur teppanyaki. Saat saya kesana untuk makan malam dengan suamiku, saya melihat sebagian besar tamu adalah Korea. Saya rasa Bibigo membawa suasana baru bagi orang-orang Korea yang tinggal di Jakarta, karena sebagian tempat makan  Korea di Jakarta tidak terletak di pusat perbelanjaan.

Sangat menyesal karena saat itu mereka kehabisan pajeon malam itu. Sayang sekali …  Saya benar-benar kesana untuk mencobanya. Anyway, inilah apa yang kami pesan pada malam itu. Untuk makanan pembuka kami, sepiring Korean chopped salad (Napa cabbage, radicchio, pepaya, bean sprout, lentil dan wijen hitam dengan spring roll pastry dengan soy dressing) 35k, Japchae (sweet potato noodles stir fried in sesame oil with various thin sliced vegetables and beef) 60k dan kue beras Bibigo (Korean traditional rice cake with egg, fish cake simmered with sweet and spicy chili sauce with fried sweet potatoes on top) 45k.

IMG_1991

IMG_1994

IMG_1997

Saya sangat suka Korean chopped salad. Ini mirip dengan karedok (salad sayuran mentah Indonesia dalam saus kacang). Segar dan renyah pada saat yang sama. Japchae, salah satu yang terbaik yang pernah saya makan. Sekalipun porsinya memang sedikit karena  itu dimaksudkan menjadi makanan pembuka tapi rasanya  begitu enak. Dimasak dengan sempurna dan juga bumbunya sempurna.

Anda tahu bagaimana di drama Korea kan, Anda akan melihat banyak dari mereka makan Tteokbokki (kue beras Korea) dengan lahap, dan pikiran Anda akan bertanya-tanya seberapa enak ya makanan itu? Tidak? Yah, setidaknya itulah yang terjadi padaku. Pertama kali saya mencoba Tteokbokki ketika saya berada di Gang San, dan saya bahkan tidak repot-repot untuk mengunyah yang kedua kalinya. Tapi, melihat bagaimana mereka begitu semangat dengan kue beras ini, saya memutuskan untuk  mencoba ke dua kalinya, dan saya masih tidak tahu mengapa orang-orang Korea sangat cinta dengan hidangan ini. Tapi, tolong,  anda coba saya … pendapat saya mungkin bias.

Untuk hidangan utama kami, kami memesan Bibigo steak yang hache (char grilled mixture of hand chopped beef and vegetables with grilled rice cakes glazed with sweet ginger grain sauce) 170K, dan Braised oxtail (soy sauce marinated oxtail braised with potatoes, carrot and green pepper).

IMG_2012

IMG_2004

Karena menu ini juga dilengkapi dengan berbagai bibimbab dalam dua pilihan, ala carte dan bangsang (set), di mana pilihan bansang disajikan dengan lauk dan korean style soybean soup, saya pasti akan datang lagi kesana untuk mencoba bibimbab dan pajeon.

Ivy – Expert Culinary & Travel
only1ivy.blogspot.com
Editor : Iin Caratri